60 Prajurit Kodim 1418 Mamuju Terjun ke Lokasi Banjir Bantu Masyarakat

- in Cipta Kondisi, Mamuju, Sulbar

MAMUJU,TERASSULBAR РPasca banjir bandang yang menimpa Ibu Kota Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Kamis 28 Februari 2019 yang lalu, 60 orang Prajurit Kodim 1418 Mamuju terjun langsung untuk melaksanakan tugas kemanusiaan membantu masyarakat melakukan pembersihan.

Dimana lokasi yang dituju oleh prajurit TNI Kodim 1418 ialah Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kampung Baru Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju Sulbar, Minggu (03/03/19).

Kasdim 1418 Mamuju, Mayor Inf Andi Ismail mengatakan, ini adalah tugas kemanusiaan yang merupakan suatu wujud kepedulian TNI AD, khususnya Kodim 1418 Mamuju selaku satuan kewilayahan yang berperan dalam melaksanakan fungsi penanggulangan bencana dalam membantu pemerintah daerah.

“Sebagaimana tugas pokok TNI AD berdasarkan UU No. 34 tahun 2004 khusunya dalam OMSP (Operasi Militer Selain Perang),” kata Kasdim.

Menurut Kasdim, SDN Kampung Baru menjadi tujuan utama, agar anak-anak dapat menjalankan proses belajar mengajar kembali.

“Sekolah ini kita prioritaskan agar proses belajar mengajar dapat berjalan normal kembali, mengingat jadwal ulangan anak sekolah sudah mulai dekat,” ujar Kasdim.

Sementara itu Dandim 1418 Mamuju, Letkol Inf Jamet Nijo menjelaskan, prajurit TNI yang diturunkan di lokasi bencana ini, adalah untuk membantu masyarakat dalam proses pembenahan infrastruktur yang rusak akibat bencana banjir bandang.

“Dengan kemampuan yang dimiliki Kodim 1418 Mamuju, maka kami menurunkan prajurit untuk tugas kemanusian dalam membantu masyarakat membersihkan infrastruktur pasca banjir, agar kegiatan mereka dapat berjalan normal kembali,” jelas Dandim.

Dandim juga menuturkan, bahwa kegiatan pembersihan ini akan dilakukan secara bertahap. Ia juga berharap pemerintah daerah setempat dapat bahu membahu dalam tugas kemanusian ini.

“Kegiatan perbantuan ini akan kami lakukan secara bertahap, sampai dengan kegiatan kemasyarakatan berjalan normal kembali. Hal ini dapat terlaksana tentunya dengan mengandeng stake holder yang ada di pemerintahan daerah,” pungkas Dandim. (**)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *