Aliansi Masyarakat Majene Segel Proyek Reklamasi

- in Majene
307

MAJENE,TERASSULBAR – Aliansi mahasiswa mendesak pemerintah daerah agar segera menghentikan mega proyek reklamasi di Majene. Pembangunan itu berjalan di wilayah Lingkungan Cilallang dan Lingkungan Tanangan, Kelurahan Pangaliali Kecamatan Banggae, Majene.

Pimpian aksi Aliansi, Muchlis menyatakan bahwa proyek itu harus dihentikan, sebab dinilai merugikan masyarakat nelayan yang bermukim di Lingkungan Tanangan dan Cilallang.

“Kita meninjau kembali Perpres tahun 2012 soal penyelenggaraan reklamasi itu sudah jelas melanggar,” ujar Muhlis dalam aksi demo, Jumat sore, (23/08/19).

Unjuk rasa Aliansi Mahasiswa berlangsung pada dua titik. Pertama di depan kantor bupati Majene, dan kedua di lokasi proyek.

Ia pun menyimpulkan pembangunan reklamasi justru merugikan masyarakat nelayan jika berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pemberdayaan Nelayan.

“Telah terjadi kapal nelayan yang mengalami kerusakan karena tidak adanya penahan ombak, belum lagi kedepannya akan menjadi jalan arteri, membatasi dua lingkungan itu dengan laut. Otomatis nelayan pasti akan kesulitan mencari ikan,” paparnya di lokasi reklamasi.

Demo tolak reklamasi di depan Kantor Bupati Majene. (foto: ichi)

Muh. Djazuli Muchtar selaku Asisten II di Pemda Majene, mewakili pemerintah daerah, menerima massa aksi dan meminta pihak Aliansi Mahasisa untuk mengkaji lebih dalam.

“Saat ini bukan kewenngan saya untuk mengeluarkan kebijakan, namun kami mencatat semua tuntutan masyarakat dan menyampaikannya langsung ke bupati di Makassar,” terangnya.

Adapun gabungan mahasiswa yang melakukan unjuk rasa, menamakan dirinya Aliansi Selamatkan Nelayan dan Pesisir (ASNP) Sulbar. Dikoordinir lembaga kemahasiswaan Majene yang berpusat di Makassar. (adh)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *