Antisipasi Konflik Sosial Kesbangpol Sulbar Gelar Sosialisasi

MAMUJU,TERASSULBAR – Badan Kesatuan Bangsa dan Polituk (Kesbangpol) Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar sosialisasi penanganan konflik sosial di d’Maleo Hotel Mamuju, Jumat (07/12/18).

Dalam sosialisai tersebut pemateri berasal dari unsur pertahanan baik Kepolisian, TNI dan Badan Intelejen Negara (BIN) sedangkan peserta berasal dari Badan Kesbangpol, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Kepala Badan Kesbangpol Sulbar, Rahmat Sanusi mengatakan, pemilihan pemateri yang berasal dari Kepolisian, TNI dan BIN dikarenakan pemetaan konflik yang lebih mereka kuasai.

“Menagapa narasumber kita ambil dari Kepolisian, TNI dan BIN karena mereka mengetahui betul bagaimana pemetaan konflik sosial yang ada di Sulbar,” kata Rahmat.

Rahmat juga menuturkan, konflik sosial yang terjadi di Sulbar didominasi oleh konflik-konflik agraria.

“Untuk sementara ini konflik sosial yang terjadi di Sulbar sebagian besar berkenaan dengan masalah agraria, seperti belum terselesaikannya konflik agraria di Pasangkatu terkait tapal batas,” tuturnya.

Bukan hanya konflik agraria yang menjadi pembahasan dari sosialisasi ini, kerawanan untuk terjadinya konflik pada Pemilu 2019 juga turut diwanti-wanti oleh Kesbangpol Sulbar.

“Kita wanti-wanti dengan adanya Pemilu 2019 itu tidak tertutup kemungkinan adanya konflik Pemilu, dengan dua peserta saja sudah bisa memicu konflik, apa lagi ini banyak peserta pada Pemilu nanti,” jelasnya.

Oleh karenanya ia berharap melalui sosialisasi ini dapat menjadi langkah awal untuk menyelesaukan dan mencegah konflik sosial di Sulbar. (ru)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *