Baju Adat dan Pekan Pelayanan SKIPM Mamuju

MAMUJU,TERASSULBAR – Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (SKIPM) Kelas II Mamuju adakan pekan pelayanan publik dalam rangka memperingati bulan bhakti karantina dan mutu hasil perikanan 2018, Senin (16/04/18).

Terdapat suatu hal yang unik dalam kegiatan pelayanan publik yang dilakukan SKIPM Mamuju dimana para pelaku usaha yang ingin mengurus berkas atau sertifikat akan dilayani oleh staff yang menggunakan pakaian adat daerah yang ada di Sulbar.

Pelayanan di SKIPM Mamuju dengan menggunakan pakaian adat daerah Sulbar

Kepala SKIPM Mamuju, Abdur Rohman mengatakan pelayanan dengan menggunakan baju adat tersebut sudah merupakan rangkaian acara bulan bakti.

“Kegiatan ini dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia di bawah BKIPM, dan ini akan dilombakan secara nasional. Jadi kami perwakilan dari Sulbar untuk melakukan pekan pelayanan publik dengan menggunakan pakaian adat,’ katanya di Kantor SKIPM Mamuju Jl. Martadinata Pelabuhan Ferry Simboro.

Lanjut Rohman, kegiatan pelayanan denan menggunakan pakaian adat daerah Sulbar ini akan dilakukan selama sepekan, mulai dari tanggal 16-21 Marer 2018. Jadi kegiatan pelayanan ini tidak terhenti, sebeb pihak SKIPM siap melakukan pelayanan kesehatan ikan, bagi komoditi-komoditi perikanan yang butuh pengujian serrifikasi kesehatan ikan selama 7 hari.

Kepala SKIPM Mamuju saat melakukan sosialisasi CPIB kepada pelaku usaha perikanan

Selain kegiatan pekan layanan publik, SKIPM juga melakukan sosialisasi Sertifikasi Cara Penanganan Ikan yang Baik (CPIB) bagi Supplier atau mitra/pelaku usaha dari SKIPM Mamuju.

“Tujuan dari sosialisasi ini untuk menyampaikan kepada teman-teman pelaku usaha dalam rangka melakukan jaminan mutu bagi terhadap produk perikanan. Karena untuk mendapatkan serifikasi CPIB, mutu dari hasil perikanan sangat penting” jelasnya.

“Sosialisasi ini juga untuk membantu para palaku usah untuk meminimalisir kontaminasi masuknya bakteri dan partikel-partikel lain kedalam produk perikanan,” tutupnya. (RU).

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *