BPS Sebut Usaha Nonpertanian di Sulbar Meningkat 59,3 Persen

BPS Sensus Ekonomi 2016

MAMUJU,TERASSULBAR – Berdasarkan hasil Sensus Ekonomi 2016 (SE2016), Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan jumlah usaha non pertanian hasil pendaftaran mencapai 138,6 ribu usaha.

“Jumlah usaha non pertanian itu meningkat sebesar 59,3 persen, jika dibandingkan jumlah usaha hasil Sensus Ekonomi 2006 yang tercatat sebanyak 87,0 ribu usaha,” kata Kepala BPS Sulbar, Suntono di Mamuju, Senin (27/9/16).

Dari angka sebanyak 138,6 ribu usaha hasil sensus ekonomi 2016, maka tercatat sebanyak 39,9 ribu usaha yang menempati bangunan khusus untuk tempat usaha.

Dengan begitu, kata Suntono, ada sebanyak 98,7 ribu usaha tidak menempati bangunan khusus usaha, seperti pedagang keliling, usaha di dalam rumah tempat tinggal, usaha kaki lima, dan lain sebagainya.

“Ini menunjukan masih banyak usaha-usaha tidak menempati bangunan khusus. Artinya, masih banyak pedagang keliling atau usaha yang belum permanen,” ungkappnya.

Ia menambahkan, jika dilihat berdasarkan kabupaten/kota, maka Kabupaten Polewali Mandar merupakan kabupaten dengan jumlah usaha terbanyak, yaitu 54,8 ribu. Namun, jika dilihat dari pertumbuhannya, Kabupaten Polewali Mandar memiliki pertumbuhan usaha terendah yaitu 38,7 persen, sementara Kabupaten Mamuju Utara merupakan kabupaten/kota dengan pertumbuhan usaha tertinggi yaitu 148,5 persen. (*)

Facebook Comments