Bupati Mamuju Lantik Empat Direksi Perusda Periode 2019-2024

- in Mamuju
43

MAMUJU,TERASSULBAR – Bupati Kabupaten Mamuju, Habsi Wahid melantik empat (4) Direksi Perusahaan Daerah (Perusda) periode 2019-2024 di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Mamuju, Senin (07/10/19).

Berikut susunan jajaran DireksiPerusda Kabupayan Mamuju Periode 2019-2024.

  • Direktur Utama: Abd. Gafur M, SE
  • Direktur SDM: Herlin, S.Kep.Ns
  • Direktur Keuangan dan Aset: Hendra Muhammad, SE
  • Direktur Pemasaran dan Operasional: Irman, SE

Bupati Mamuju, Habsi Wahid yang ditemui usai pelantikan mengatakan, jajaran Direksi Perusda yang rata dijabat oleh anak muda ini akan dihadapkan pada tugas yang berat untuk menumbukan perekonomian daerah.

“Perusda ini kita dirikan dengan tujuannya untuk membantu pemerintah daerah menumbuhkan perekonomian yang ada, sekaligus membantu dalam penyelenggaraan pembangunan,” kata Habsi.

“Oleh karenanya, tugas dari direksi itu sebenarnya tugas yang sangat berat, karena kita berharap dengan kehadiran Perusda ini mampu untuk menumbuhkan perekonomian yang ada di daerah,” sambungnya.

Apa lagi menurut Habsi, penyertaan modal yang diberikan kepada Perusda ini tidak terlalu besar, sehingga akan menuntut inovasi dan kreativitas dari mereka untuk menumbuhkan perekonomian.

“Menjadi tantangan juga, karena Perusda ini tidak banyak amat modal yang kita berikan kepada mereka, kita hanya memberikan modal operasional. Tentu ini dijadikan suatu modal awal di dalam berproses, berproduksi, sehingga memang diperlukan suatu direksi yang mempunyai inovasi, pikiran-pikiran yang tentu berdasarkan potensi dareah kita,” ujar Habsi.

Oleh karenanya, Habsi menuntut keberanian dari jajaran Direks Perusda ini, untuk mempu bekerja sama dengan pelaku-pelaku ekonomi yang ada di daerah kita baik itu perbankan dan pelaku ekonomi lainnya.

“Tetapi tidak menutup kemungkinan Perusda ini bisa melakukan pinjaman kepada perbankan untuk menambah modal untuk kegiatan-kegiatan ekonomi, sehingga ini tergantung keberanian mereka di dalam mengelola perusahaan, namun harus ada pertimbangan yang matang dengan melihat peluang-peluang ekonomi,” terang Habsi.

Direktur Utama Perusda Mamuju, Abd. Gafur mengatakan dirinya bersama jajaran direksi yang lain akan melakukan konsolidasi kepada pengurus yang lama sebagai langkah awal mereka.

“Kami akan melakukan konsolidasi pada pengurus yang lama, karena tentu kami harus menginvertarusir semua aset-aset yang sudah pernah di deposisi atau yang sekarang susah terdaftar di aset perusda,” kata Gafur.

“Kemudian kami akan melakukan survei terhadap kekayaan daerah untuk pengelolaannya lebih maksimal, karena kedepanya kita harus bisa memberikan kontribusi yang positif terhadap daerah dalam bentuk PAD yang sah, karena itu sah menurut hukum dan undang-undangan dimana itu harus dikelola betul-betul secara profesional,” sambungnya.

Sementara untuk penyerataan modal yang tidak begitu besar diberikan kepada Perusda, Gafur menuturkan penyertaan modal itu akan dijadikan langkah awal bagi mereka dalam bekerja untuk kemajuan perekonomian daerah.

“Penyertaan modal itu dilakukan sebagai langkah awal untuk menjadikan Perusda ini bisa beroperasional, karena memang selain dari pada perundang-undangan Perusda diperbolahkan untuk diberikan penyertaan modal,” kata Gafur.

“Tentunya penyertaan modal ini akan dibarengi dengan program-program yang tentunya untuk merangsang pertumbuhan ekonomi masyarakat, termasuk didalamnya berkontribusi terhadap pemerintah daerah dalam bentuk PAD yang sah,” tutup Gafur. (ru)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *