Di Mamuju, Pembayaran Zakat diawali oleh Bupati

MAMUJU,TERASSULBAR  – Bupati Mamuju, Habsi Wahid mengawali pembayaran zakat di Kabupaten Mamuju berdasarkan himbauan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pusat, yang dimulai dari presiden yang kemudian diikuti para menteri telah melakukan pembayaran zakat serentak secara nasional.

Habsi Wahid menghimbau agar para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera mbayarkan zakat mereka, karena zakat merupakan kewajiban sebagai umat muslim.

“Perkara zakat adalah hal wajib yang harus dikerjakan sebagai umat Islam. Oleh karena itu saya berpesan khususnya kepada para pimpinan OPD untuk segera membayar zakat,” himbaunya.

Lanjut Habsi, di Mamuju kebijakan membayakan zakat sudah dituangkan dalam peraturan daerah (perda), sehingga ini manjadi wajid dilaksanakan masyarakat Mamuju.

“karena zakat ini hal yang wajib, oleh karenanya di Kabupaten Mamuju ini menjadi salah satu kebijakan Pemerintah Daerah bahkan dibuatkan dalam bentuk Peraturan Daerah tentang Zakat Infaq dan Sedekah,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Mamuju, Arifin HP Dara menyampaikan, bahwa di tahun 2018 penyaluran bantuan zakat di Mamuju mengalami peningkatan.

“Penyaluran bantuan zakat mengalami peningkatan, penyaluran di triwulan pertama 2018 ini mencapai Rp. 598.781.396, kepada yang berhak menerima, sebanyak 1708 orang di Kabupaten Mamuju,” tuturnya.

Berikut besaran Zakat yang dibayarkan sesuai dengan tingkatan.

  • Beras Merah seharga Rp. 15.00 x 4 liter = Rp. 60.000.
  • Beras Premium seharga Rp. 10.000 x 4 liter = Rp. 40.000.
  • Beras Medium seharga Rp. 8.500 x 4 liter = Rp. 34.000.
  • Beras biasa seharga Rp. 7.500 x 4 liter = Rp. 30.000.

Facebook Comments