Diderus Isu Tak Sedap, Ini Klarifikasi Andi Ruskati

- in Nasional, Sulbar
Anggota DRP RI Komisi VIII Andi Ruskati Ali Baal

POLMAN,TERASSULBAR РTak ingin namanya tercoreng dimata masyarakat Sulbar dengan tuduhan yang dilayangkan kepada dirinya, tentang tudingan mengklaim program Nasional, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan dinilai bohong dalam memperjuangkan program tersebut. Anggota DPR RI asal Sulbar,  Andi Ruskati Ali Baal kembali mempertegas dan mengklarifikasi atas tudingan tersebut.

Tak hanya melalui media resmi, Ketua Umum Partai Gerindra Sulbar itu juga memberikan peryataan klarifikasi dan penjelasan melalui media sosial, yaitu akun Facebooknya RUSKATI ALI BAAL. Dan berikut peryataanya.

Assalamualaikum wr wb. ijikan saya menanggapi berbagai informasi yang yang dituduhkan kepada saya mengenai program PKH. Dituduhkan pada saya bahwa seolah-olah program tersebut dikatakan dari pribadi saya dan mengatakan saya bohong jika saya yang memperjuangkan. Dengan ini saya klarifikasi:

1. Bahwa program PKH atau lebih dikenal sebagai program keluarga harapan merupakan program Kementerian Sosial, yang merupakan mitra Komisi VIII DPR RI dimana saya bertugas sebagai anggota komisi sekaligus Anggota Banggar DPR RI.

2. Sesuai kewenangan DPR RI yang bisa menerima maupun menolak usulan program dari pemerintah. Saya salah satu anggota Komisi VIII DPR RI yang menerima program ini dilanjutkan bahkan mendesak pemerintah untuk menambah porsi anggaran untuk program PKH, karena sangat sesuai dengan kondisi wilayah Sulbar yang masyarakatnya masih butuh banyak bantuan. Data BPS 2016 maret 2016 angka kemiskinan berkurang 5,8 ribu jiwa dan september 2015 sebesar 6,31 ribu jiwa, kemiskinan terus turun hingga menyisakan 146 ribuan orang (BPS,2016).

3. Saya meyakini salah satu faktor yang membuat kemiskinan makin berkurang di Sulbar, adalah karena adanya program PKH yang terus bertambah secara drastis jumlah penerimanya dalam kurun waktu 2 tahun terakhir. Penambahan penerima ini bukan berarti orang miskin di Sulbar bertambah (lihat pragraf sebelumnya Maret dan September 2016), tapi upaya memperjuangkan saudara kita yang tidak mampu namun belum masuk dalam program PKH untuk mendapatkan juga.

4. Soal PKH merupakan perjuangan, perlu saya sampaikan bahwa setiap usulan program utamanya berkaitan dengan Kementerian Sosial, tentu dibahas di Komisi VIII DPR RI bisa disetujui maupun ditolak. Dan saya salah satu Anggota DPR RI duduk di Komisi VIII yang setuju program tersebut terus dilanjutkan. Jadi jika ada issu yang mengatakan saya mengancam untuk menghentikan program ini di Sulbar, saya katakan itu tidak benar. Yang kami harapkan adalah evaluasi terus menerus bagi penerima bantuan, jika ada yang sudah baik kehidupannya tentu harus dialihkan pada yang lebih butuh, dan yang belum mendapatkan tapi layak mendapatkan program ini tentu diperjuangkan untuk ditambah. saya tekankan bahwa sepanjang masih ada orang yang membutuhkan, maka kewajiban saya untuk terus berjuang di Komisi VIII DPR RI, agar Sulbar terus mendapat perhatian.

Luluare to malaqbi’u program PKH menyasar keluarga yang memiliki anak terutama usia sekolah, sehingga sangat membantu biaya keluarga mendidik anak anaknya., adalah berkah sendiri bagi saya jika turut membantu meringankan beban saudara kita agar anak anaknya jadi cerdas melalui perjuangan di DPR RI.

Hari ini data BPS memperlihatkan penurunan angka kemiskinan di Sulbar. Kedepan mari kita terus berjuang dan berdoa bersama sama semoga Sulbar menjadi lebih baik, menjadi maju sekaligus malaqbi seperti yang kita idam idamkan selama ini. Demikian, salam hormat mohon maaf jika ada kata yang salah. Assalamu Alaikum wr. wb. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *