Dirkrimsus Polda Sulbar : Ada Kejanggalan Pada Pengadaan Bibit Kakao Tahun 2017

- in Hukum & Kriminal, Mamuju, Sulbar

MAMUJU,TERASSULBAR РSenin 4 Februari 2019 yang lalu, sejumlah ketua kelompok tani di Kabupaten Polman diperiksa oleh penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sulawesi Barat (Sulbar).

Pemeriksaan tersebut diketahui berdasarkan pengakuan Umar salah seorang ketua kelompok tani yang dicerca sejumlah pertanyaan oleh penyidik Polda Sulbar.

“Kami (para ketua kelompok tani) dipanggil untuk menjawab beberapa pertanyaan terkait bantuan bibit kakao yang kami terima pada 2017 yang lalu,” ujar Umar.

Umar juga mengatakan, dirinya tidak mengetahui prihal pemanggilannya yang secara tiba-tiba tersebut.

“Awalnya saya berada di kebun, terus ada telpon dari pendamping kelompok kami bahwa kami dipanggil untuk melakulan pemeriksaan,” kata Umar.

Ia pun merasa heran dengan pemanggilannya tersebut, namun tidak memungkiri bahwa pada saat itu, kelompok taninya memang menerima bantuan kurang lebih 20000 bibit kakao dari Dinas Pertanian Sulbar.

Dikonfirmasi mengenai pemeriksaan tersebut, Dirkrimsus Polda Sulbar, Kombes Pol Wisnu Andayana, membenarkan ada sorotan tantang penyimpangan dalam hal pengadaan bibit kakao tersebut merupakan proyek tahun 2017 yang bersumber dari APBN.

“Kini masih pada tahap lidik. Ini sementara kumpulkan bukti, terkait Adanya penyimpangan pengadaan bibit kakao,” ujar Wisnu, Jumat (08/02/19).

Wisnu juga menjelaskan, pihaknya belum dapat menyimpulkan apa kah dalam proyek pengadaan kakao tersebut terdapat pelanggaran administrasi atau kah pidana korupsi.

“Kami belum bisa menyimpulkan apakah itu bentuk pelanggaran administrasi atau kah itu pidana korupsi. Yang jelasnya ada kejanggalan di dalam. Itu jelas,” tutup Wisnu. (ru)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *