Disebut Kalah Dikandang Sendiri, Begini Tanggapan Sekretaris Tim Koalisi ABM-Enny

Sekretaris Tim Koalisi ABM-Enny Abdul Rahim

POLMAN,TERASSULBAR – Disebut-sebut pasangan nomor urut tiga Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Ali Baal Masdar-Enny Anggraini Anwar (ABM-Enny), sulit mencapai target perolehan suara hinggga 60 persen di kandangnya sendiri, Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Sekretaris Tim Koalis ABM-Enny Abbdul Rahim tak membenarkan isu yang berkembang.

“Isu murahan itu, kalau ABM kalah di kandang sendiri. Tetapi silahkan saja yang mau berspekulasi,” tegasnya kepada wartawan terassulbar.co saat dikonfirmasi. Sabtu (31/12/16).

Dengan adanya isu tersebut, Rahim mengatakan, tak ingin memusingi isu yang berkembang, timnya akan terus berkonsentrasi untuk memaksimalkan kerja tim untuk menghantarkan ABM-Enny sebagai pemenang Pilgub Sulbar.”Kami hanya bekerja, bekerja dan bekerja. Tidak ada waktu untuk menyikapi hal-hal yang tidak subtansial,” tegasnya.

Bahkan sebaliknya, ia menyakini tak hanya 60 persen target yang bakal diraih ABM-Enny di Polman, melainkan akan mencapai 75 persen.”Insya Allah, keyakinan kami bukan hanya 60 tetapi 75 persen bisa direbut. Rakyat Polewali Mandar adalah pemilih cerdas, memilih paslon berdasarkan karya dan prestasi bukan retorika belaka tapi prestasi minus,” tandasnya.

Meski Polman sebagai wilayah pertaruangan dan juga wilayah penentu kemenangan. Rahim yang merupakan politikus Partai Nasdem itu, kemenangan ABM-Enny tak hanya diraih di Kabupaten Polman saja.

“Di luar Mamasa, Polewali Mandar dan Matra, kami justeru sangat yakin bisa memenangkan pertarungan di Kabupaten Mamuju. Fakta sosial di Mamuju menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat Mamuju ingin pemimpin yang sudah terbukti berhasil dalam meningkatkan kesejahteraan rakyatnya dan prinsip-prinsip keadilan, kasih sayang serta kearifan dalam melayani rakyatnya,” sambungnya.

“Rakyat melihat sosok Ali Baal Masdar dan Enny AAS memiliki sifat itu, dan telah dibuktikan selama dalam pemerintahan ABM maupun ibu Enny saat mendampingi suaminya sebagai Gubernur 10 tahun,” tutupnya. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *