Ditinggalkan Orang Tua, Kedua Bocah Dipindahkan ke RTC

Kondisi dua bersaudara Tiara Lestari (10) dan adiknya Citra (8)

POLMAN, TERASSULBAR – Melihat kondisi dua bocah bersaudara, yaitu Tiara Lestari (10) dan adiknya Citra (8) tentu secara manusiawi kita sangat prihatin dan geram kepada orang tuanya yang dengan tega meninggalkanya disebuah rumah bekas bengkel las dengan ukuran 2,5 kali 5 meter, di Jalan Basiru, Kelurahan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar.

Kedua bocah tersebut ditinggal kedua orang tuanya yang sudah bercerai beberapa tahun yang lalu, dan ibunya kemudian menikah lagi dan hijrah ke Mamuju, sedangkah ayahnya mengaku keluar kota untuk dua hari akan tetapi sudah hanpir dua bulan tak kunjung kembali.

Tentu kondisi itu membuat kedua bocah tersebut harus kuat menjalani hari-hari tanpa kedua orang tuanya,  meski harus memakan pisang mentah untuk dapat bertahan hidup.

Kedua bocah yang mengaku sehari-hari hanya mengkonsumsi pisang lantaran tidak memiliki beras, hari ini Sabtu 7 Mei 2016 langsung di pindahkan ke Rumah Trauma Center  (RTC) milik Dinas Sosial Kabupaten Polewali Mandar yang terletak di kelurahan untuk mendapatkan perawatan pemulihan fisik dan psikologis.

Upaya pemindahan kedua bocah ini dilakukan oleh Satuan Reskrim Kepolisian Resort Polewali Mandar Unit Perlindungan Perempuan dan Anak setelah sebelumnya berkoordinasi dengan Dinas Sosial setempat. Sebelum di pindahkan ke Rumah Trauma Center, Tiara Lestari terlebih dahulu di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Polewali untuk menjalani pemeriksaan karena mengalami demam tinggi.

Selain memindahkan kedua bocah malang yang ditinggalkan orang tuanya tersebut ke Rumah Trauma Center, Polisi juga masih terus melakukan upaya untuk menemukan ayah kedua bocah ini yang menurut warga setempat berprofesi sebagai supir angkutan umum antar provinsi. Sementara ibu sang bocah keberadaannya hingga kini belum diketahui.

Kasat Reskrim Kepolisian Resort Polewali Mandar AKP Jeifson Sitorus, mengaku cukup prihatin melihat kondisi kedua bocah yang ditinggalkan kedua orang tuanya tersebut. Ia berharap ayah sang bocah dapat segera kembali kerumah dan merawat kedua anaknya tersebut.

“Untuk sementara kedua bocah ini di pindahkan ke rumah trauma center yang terletak di Kelurahan Pekkabata untuk memulihkan kondisi fisikisnya. Kami juga terus berupaya untuk mencari keberadaan ayah Tiara dan menghimbaunya agar segera kembali kerumah dan merawat anak-anaknya,” ujarnya`

Sementara itu, Kepala Kelurahan Polewali Stefanus BM yang dihubungi melalui sambungan telepon selularnya yang saat ini sedang mengikuti Diklat di Kotamadya Makassar, mengaku prihatin dengan kejadian yang menimpa dua bocah tersebut. Pihaknya juga telah memerintahkan jajarannya termasuk Kepala Lingkungan untuk melakukan pendataan terkait adanya dugaan penerlantaran anak yang terjadi diwilayahnya.

“Kami selaku pemerintah turut prihatin dengan apa yang menimpa kedua bocah yang merupakan warga kami tersebut, pihak kelurahan akan melakukan pendampingan termasuk akan memberikan bantuan beras miskin serta akan rutin memantau kondisi kedua bocah tersebur,” paparnya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial,  Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Polman Nasir Adam, berjanji akan memberikan bantuan kepada dua anak tersebut.”kami akan berkordinasi kepada semua SKPD dan akan membantu anak tersebut khususnya kebutuhan sekolahnya,” tuturnya.

Dari laporan yang dihimpun, sebelumnya kedua bocah ini tinggal bersama ayahnya. Namun,  lantaran desakan ekonomi ayah kedua bocah malang ini kemudian memilih tinggal dan bekerja di Kabupten Palopo Sulawesi Selatan, sementara anaknya dititipkan kepada kedua tantenya yang tidak jauh dari rumahnya agar merawat anaknya. (*)

Facebook Comments