Grab Dinilai Semena-mena Menetapkan Insentif Driver Ojol di Mamuju

- in Mamuju
70

MAMUJU,TERASSULBAR – Sejumlah driver ojek online (ojol) yang berbasis aplikasi Grab di Kota Mamuju menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPRD Sulbar, Senin (08/07/19).

Dalam aksinya ini, driver ojol yang berjumlah kurang lebih 50 orang menyampaikan beberapa poin tuntutan terkait kebijakan aplikasi Grab yang mereka anggap semena-mena terhadap para driver khususnya di Mamuju.

Korlap aksi, Abdul Rahman mengatakan, terdapat empat poin tuntutan mereka dalam aksi kali ini.

“Pertama kami menuntut adanya payung hukum baik Perda, Pergub tentang kemitraan Grab bike Mamuju. Kemudian kedua, kami meminta DPRD Sulbar untuk duduk bersama dengan Kominfo dan Koordinator Grab Mamuju, Dinas Perhubungan dan Gubernur Sulbar,” kata Rahman.

Untuk tuntutan yang ketiga, Rahman menjelaskan agar pihak Grab Mamuju agar tidak semena-mena menentukan skema pendapatan atau insentif.

“Dimana dalam menentukan skema pendapatan dan insentif untuk para driver, Grab menentukannya secara semena-mena, karena sangat berat bagi driver untuk mencapai insentif tersebut,” jelas Rahman.

Oleh karenanya, para driver ojol ini pada tuntutan pion keempat menuntut agar adanya kejelasan hubungan antara driver dengan perusahaan pengelola Grab. (ru)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *