Harga Sawit di Sulbar, Maret 2019 Kembali Alami Kenaikan

- in Ekobis, Mamuju, Sulbar

MAMUJU,TERASSULBAR РHarga Tandan Buah Segar (TBS) di Sulawesi Barat (Sulbar) pada bulan Maret 2019 mengalami kenaikan meski tidak terlalu signifikan.

Dimana pada bulan Maret ini, tim penetapan TBS Sulbar menetapkan, harga TBS sebesar Rp. 1.035,23 dengan indeks K 77. Harga ini mengalami kenaikan sebesar Rp. 26 dari harga TBS bulan lalu sebesar Rp. 1.009,11.

Dewan Pembina Gapki Area Sulawesi, Muchtar Tanong mengatakan, naik dan turunnya harga TBS sangat dipengaruhi oleh beberapa variabel.

“Harga TBS itu ditentukan oleh beberapa variabel, variabel yang paling utama itu harga Crude Palm Oil (CPO) dengan harga karnel,” kata Muchtar.

“Adapun variabel lainnya yang mempengaruhi, seperti harga pengolahan, harga penyusutan, biaya transportasi dan kemudian biaya operasional tidak langsung,” sambung Muchtar saat penetapan TBS di Aula Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Sulbar, Jumat (08/03/19).

Olah karenanya menurut Muchtar, harga CPO sangat mepengaruhi harga TBS, karena semakin tinggi harga CPO maka harga TBS akan makin tinggi pula.

Sementara itu, Kabid Produksi Perkebunan Dinas Pertanian Sulbar, Abdul Waris Bestari berharap, penjualan CPO bulan depan bisa meningkat, sehingga TBS kembali naik.

“Tentunya kita harapkan kembali ke depan akan ada kenaikan,” harap Waris.

Oleh karenanya, ia meminta agar para Petani Sawit dapat menjaga kualitas buahnya, apa lagi saat ini memasuki musim penghujan.

“Kita harapkan kepada petani. Apa lagi sekarang ini musim hujan, agar betul-betul merawat buahnya, terutama jalan yang dilalui selama pengangkutan, sehingga TBS-TBS itu bisa terangkut sampai di pabrik,” pinta Waris.

“Jangan sampai TBS itu tidak terangkut, karena kalau tidak terangkut maka harganya itu turun itu akan besar,” pungkas Waris. (ru)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *