Harga Sawit di Sulbar Alami Kenaikan September ini

- in Ekobis, Sulbar
184

MAMUJU,TERASSULBAR – Meskipun harga crude palm oil (CPO) mengalami penurunan melalui pasar dunia maupun di Indonesia, tetapi penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) bulan September di Sulbar mengalami kenaikan.

Tim TBS penetapkan Indeks “K” sebesar 77,00 persen, sedangkan harga TBS ditetapkan sebesar Rp.1.001,24 sen, sehingga penetapan harga TBS pada bulan September mengalami kenaikan.

Sekretaris Tim Penetapan Kimoto Bado mengatakan beberapa perusahaan yang memberikan data CPO mengalami penurunan, akan tetapi penetapan Indeks K yang dirumuskan sebelumnya 77,00 persen. Namun dengan adanya kebijakan yang disepakati bersama sehingga dibulatkan menjadi 77,00 persen.

“Alhamdulillah adanya kebijakan kesepakatan bersama untuk penetapan Indeks K, sedangkan harga TBS mengalami kenaikan dibandingkan dengan bulan sebelumnya,” kata Kimoto di Hotel Berkah Mamuju, Selasa (10/09/19).

Ia menambahkan tim penetapan harga TBS terus berupaya untuk selalu berada pada garis independen tidak memihak siapapun, sehingga pihaknya berharap sinergitas terus dibangun demi kepentingan bersama.

“Kita berharp para petani terus memperbaiki kualitas dan bagaimana merawat kebunnya dengan baik maupun memupuk dengan baik sehingga produksi bisa lebih maksimal,” tambahnya.

Kimoto juga menyampaikan kenaikan harga TBS bulan ini berdampak adanya kenaikan harga ekspor CPO pada penjualan yang dilakukan perusahaan.

“Kita juga menghasilkan keputusan tadi dimana akan memperbaiki kelembagaan kelompok-kelompok,” ungkap Kimoto.

Sementara itu, lanjut Kimoto Kementerian Perkebunan RI juga berencana akan membuat sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) para petani Sawit di Sulbar.

“Sertifikat ini nantinya akan membuktikan bahwa pengelolaan Sawit kita benar di Sulbar,” tandasnya. (uw)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *