Inginkan Perlindungan Profesi, Puluhan Guru Seruduk Gedung DPRD Mamuju

- in Mamuju, Pendidikan & Kesehatan
231

MAMUJU,TERASSULBAR – Puluhan tenaga pendidik alias guru seruduk gedung DPRD Mamuju, Jumat 29 Maret, pagi tadi.

Mereka menamakan diri Aliansi Guru Bersatu dan Ikatan Guru Indonesia (IGI) Mamuju. Massa aksi menuntut dewan menerbitkan peraturan daerah untuk melindungi profesi guru. Dinilai penting karena guru kerap jadi sasaran penganiayaan. Seperti dialami guru SMPN 6 Kalukku, Herlawan Ahlak Hansyah, belum lama ini.

“Kami berharap pihak DPRD bisa membuat regulasi perlindungan guru. Agar antara siswa dan guru supaya kedua pihak mendapat perlindungan,” ujar Ketua IGI Mamuju, Rustam Afandi.

Tak hanya itu, ia pun meminta dewan membentuk dewan etik guru. Bertujuan sebagai pihak penengah jika terdapat kasus serupa. Termasuk mengkaji persoalan jika terdapat guru yang diduga melakukan penganiayaan kepada siswa. Kasus tersebut dilimpahkan ke polisi atau dilakukan mediasi damai.

“Supaya kami merasa nyaman dan aman saat mengajar,” sebutnya.

Ketua DPRD Mamuju, Siti Suraidah Suhardi mengaku menerima tuntutan para guru. Khususnya penerbitan perda. Ia mengaku akan segera melakukan rapat internal untuk menindaklanjuti tuntutan para guru.

“Kami akan kawal. Termasuk membuat rekomendasi ke bupati untuk menerbitkan perda,” tandas Suraidah.  (sn)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *