Ini Lima Kecamatan di Mamuju Jadi Kawasan Pengembangan Kakao

Ilustrasi komoditi kakao

MAMUJU,TERASSULBAR – Dalam rangka mengembangkan komoditi kakao di Provinsi Sulawesi Barat (Sullbar), Lima kecamatan di Kabupaten Mamuju menjadi kawasan pengembangan klester kakao.

Hal itu dibenarkan Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Perkebunan Provinsi Sulbar, Tanawali. Ia mengungkapkan ada sebanyak lima Kecamatan di Mamuju menjadi pilot project pengembangan kawasan klester kakao.

“Pengembangan kawasan klester kakao dilaksanakan melalui program sustinable cacao production program for diadvantaged areas in Indonesia (SCPP-Indonesia),” kata Tanawali, Senin (26/9/16).

Adapun lima Kecamatan yang menjadi piloct projec tersebut diantaranya kecamatan Papalang, Sampaga, Kalukku, Simkep dan Tapalang.

Selain Mamuju, ia menambahkan ada kabupaten lainnya di Sulbar tersentuh SCPP-Indonesia, yaitu Kabupaten Majene meliputi kecamatan Malunda Ulumanda Tammerodo, dan Kecamatan Sendana.

“Ini merupakan program yang dijalankan selama lima tahun tersebut telah memberdayakan sebanyak 6000 petani yang diberikan pengetahuan pengembangan kakao melalui sekolah lapang dan pelatihan,” ungkapnya.

Tak sampai disitu saja, program tersebut juga dilaksanakan dengan pemberian bantuan sarana pembibitan bagi kelompok tani. Dengan begitu, ia berharap dengan program tersebut kakao dapat menjadi komoditi andalan di Sulbar meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)

Facebook Comments