Ini yang Membuat Pemkab Majene di Ganjar Piala Indonesia Awards 2019

- in Majene
56

MAJENE,TERASSULBAR -Mendapatkan Piala Indonesia Awards 2019 tentu bukan perkara mudah bagi Kabupaten Majene. Dewan juri punya banyak pertimbangan mengapa penghargaan itu dianugerahkan kepada Fahmi Massiara sebagai Bupati Majene.

Kasubag Protokoler Sekretariat Daerah Kabupaten Majene Sufyan Ilbas yang turut menyaksikan langsung penyerahan penghargaan itu kepada Bupati Majene di Jakarta memberikan sedikit penjelasan dari Tim Seleksi Indonesia Awards INews TV.

Sesuai dengan kategori yang diterima oleh Bupati Majene selaku Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Majene, yakni Inovasi Pengendalian Inflasi Untuk Penguatan Ekonomi Daerah, maka kinerja TPID selaku leading sector menjadi penilaian tim juri.

Kinerja TPID Kabupaten Majene tidak hanya sekaitan dengan pelaksanaan sidak pasar jelang hari raya dan rapat rapat semata, namun upaya pengendalian inflasi juga dituangkan melalui inovasi yang dilakukan bersama stakeholder lainya. Inflasi terjadi karna kenaikan harga barang dan jasa yang berefek pada kemampuan membeli barang akan menurun.

Meski terjadi kenaikan harga yang sangat dinamis, namun ada beberapa faktor yang mempengaruhi, tidak hanya keberadaan stok pangan tapi juga momen hari besar keagamaan dan lainya.

Berikut beberapa langkah yang telah di lakukan TPID Majene dalam upaya Inovasi Pengendalian Inflasi di Majene. diantaranya :

Pemilihan intervensi Program dan kegiatan terhadap komoditas unggulan Kabupaten Majene dalam hal ini pengembangan cluster bawang merah mulai dari memberikan keterampilan bagi para petani, memadukan teknologi ozon dan pergudangan hingga pengelolaan nilai tambah melalui produksi bawang merah goreng yang berkualiatas. Dan komoditas tersebut menjadi penyumbang inflasi daerah.

Pemanfaatan lahan tidur dan kurang produktif menjadi kawasan pengembangan komoditas penyumbang inflasi daerah yaitu bawang merah, bawang putih, cabai, padi, jagung dan kedelai.

Intervensi kegiatan pembukaan lahan, penanaman, bantuan bibit, pupuk dan sarana-prasarana pertanian hingga pembinaan petani pada komoditas penyumbang inflasi melalui kolaborasi sumber dana dari APBN, APBD Prov, APBD Kabupaten dan Bank Indonesia perwakilan provinsi Sulbar.

Upaya inisiasi perdagangan antar wilayah dengan fasilitasi hasil peternak ayam petelur kabupaten Blitar dengan petani jagung pakan kabupaten Majene.

Bupati Majene aktif memimpin langsung High Level Meeting atau rapat koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah setiap bulan untuk koordinasi pengendalian harga komoditas di pasar.

Pro aktif dalam setiap Sidak pasar secara reguler termasuk pada hari – hari besar keagamaan dan nasional untuk memantau langsung pergerakan harga di pasar periode potensi terjadinya inflasi.

Kolaborasi Pemerintah Kabupaten, Bank Indonesia, Pemprov, Bulog, BPS, BMKG, serta aparat keamanan dalam setiap kegiatan TPID.

“Atas kinerjanya itu Bupati Majene dianggap berhasil mengentaskan devisit APBD, dan mampu menuntaskan utang kepada pihak ke tiga,” kata Sufyan Ilbas.

Dia mengatakan, banyak daerah yang mengajukan diri untuk menjadi nominator, namun tidak serta merta diterima oleh I News Tv sebagai penyelenggara,” karena penghargaan ini melalui riset dan seleksi yang ketat, pihak Tv juga menjaga kredibilitasnya, bila hanya ingin tampil di Tv, namun ini penuh dengan penilaian dari berbagai aspek,” ujar Sufyan. Meski begitu ia tidak mengetahui siapa saja daerah yang masuk nominasi sebab sudah menjadi rahasia dewan juri. (mo)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *