Iringan Doa untuk Pejuang Demokrasi yang Gugur

- in Sulbar
Rustang Ketua KPU Provinsi Sulawesi Barat

MAMUJU,TERASSULBAR – Berdasarkan pemberitaan di beberapa media nasional, terdapat puluhan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang meninggal dunia selama pelaksanaan Pemilu 2019.

Berdasarkan data yang dihimpun dari beberapa media perhari ini, terdapat 8 anggota KPPS yang meninggal dunia di Jawa Barat, 10 di Jawa Timur dan 4 di Sulawesi Selatan serta beberapa lagi di daerah lainnya.

Terdapat dua penyebab utama yang mengakibatkan garda terdepan pejuang demokrasi tersebut meninggal dunia, yakni akibat kelelahan dan serangan jantung.

Oleh karena pristiwa pilu tersebut Ketua KPU Sulawesi Barat (Sulbar), Rustang saat membuka acara bimbingan teknis LPPDK peserta Pemili 2019 di kantornya, Sabtu (20/04/19) meminta kepada seluruh peserta yang hadir untuk mendoakan para penjuang demokrasi yang gugur saat menjalankan tugas tersebut.

“Mendoakan mereka sebagai salah satu bentuk penghargaan kita kepada anggota kita dijajaran terdepan, yang ada di TPS,” ujar Rustang.

Karena menurut Rustang, dengan mendoakan para pejuang yang gugur diharapkan dapat memberikan kesejukan bagi mereka di akhirat.

“Bahwa doa ini adalah salah satu wujud dari apresiasi yang bisa kita persembahkan, kita tidak bisa memberikan materi, karena materi bisa terhitung jumlahnya, tapi doa itu Inshaa Allah menjedi kesejukan di alam akhirat nantinya,” jelas Rustang.

“Mudah-mudahan seluruh arwah mereka mendapatkan ketenangan, kesejukan dan kedamaian disisi Allah SWT,” pungkas Rustang. (ru)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *