Kalman Bacok Iparnya Hingga Tewas Gegara Asap Kopra

POLMAN,TERASSULBAR – Gegara asap koprah, Kalman (50) nekad menganiaya iparnya, Sahabuddin (40) hingga tewas, di Dusun Tabassala, Desa Lembang-lembang, Kecamatan Limboro, Kabupaten Polman, Rabu (17/10/18).

Pelaku memarangi korban lantaran tersulut emosi. Saat menyampaikan keluhan tentang asap koprah milik korban, dia malah memarahi pelaku. Pelaku pun geram dan langsung memarangi korban sebanyak tiga kali, hingga tewas di tempat. Ironisnya korban adalah suadara istrinya sendiri. Bahkan keduanya tinggal berdampingan rumah, di Desa Palece, Kelurahan Limboro, Kecamatan Polman.

Korban menderita tiga luka terbuka. Masing-masing luka bacokan di kepala bagian kiri sedalam lima sentimeter (cm), panjang 21 cm dan lebar tiga cm. Luka lain di bagian punggung kiri sedalam empat cm, panjang 15,5 cm dan lebar empat cm. Luka sabetan juga berada di dada kanan korban dengan panjang dan lebar masing-masing dua cm. Sementara pelaku juga terluka di telunjuk kanannya.

“Kejadiannya pukul 13.30 Wita. Setelah melakukan pembunuhan, pelaku langsung menyerahkan diri ke polisi,” ujar Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Niki Ramdhany.

Kepada polisi, pelaku mengaku jika sebelum melakukan penganiayaan, dia menegur korban agar tidak terlalu banyak menggunakan sabuk kelapa saat membakar koprah. Itu menganggu pernapasan pelaku dan keluarganya.

“Lantas korban menjawab dengan nada marah. Itu membuat pelaku terpancing emosi dan langsung mencabut parang dari pingganggnya, lalu memarangi korban. Keduanya juga tidak bertutur sapa sejak dua tahun lalu,” ungkapnya.

Sambungnya, “Atas perbuatan pelaku, dia diancam pasal 351 ayat (3), dengan hukuman penjara selama tujuh tahun,” tandas AKP Niki.

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *