Kasus Fitrinella P Tunggu Putasan DKPP RI

MAMUJU, TERASSULBARS – Lama tak lagi terdengar tentang tindaklanjut dari Tim Pemerikasa Daerah (TPD) Dewan Kehormatan Penyelenggata Pemilu (DKPP) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terkait laporan pelanggaran kode etik atau administrasi yang dilakukan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Fitrinela P, akhirnya menunjukan progresnya dengan telah menyidang pihak pelapor saudara Muliadi dan pihak terlapor.

Kepada wartawan terassulbar.co, pelapor, Muliadi mengaku pada Selasa 30 Mei 2017, tepatnya di Kantor Bawaslu Sulbar, DKPP Sulbar menghadiri panggilan pihak DKPP Provinsi Sulbar untuk memberikan keterangan dan bukti dalam sidang.

“Ya selaku pelapor dugaan pelanggaran kode etik salah satu Anggota Komisioner KPU Polman, Fitrinella P, mengigatkan dengan tegas kepada DKPP Provinsi Sulbar maupun pusat untuk menindaklanjuti hasil dari sidang Selasa kemarin 30 Mei 2017 sekira pukul 13:00 di Kantor Bawaslu Sulbar,” kata Muliadi, Kamis (1/6/17).

Ia meminta kepada DKPP sedapat mungkin dapat teliti dalam melihat berkas pendaftaran saudari Fitrinella P, yang diduga bermasalah.”Dan saya meminta dengan hormat dan tegas kepada
Anggota KPU Provinsi Sulbar, harus menjaga independensinya sebagai lembaga konstitusi KPU yang jujur dan adil,” harapnya.

Dalam persidangan, Muliadi mengungkapkan dirinya diminta untuk memberikan seluruh bukti berkas pendaftaran Fitrinella P, sebagai calon Anggota KPU Polman pada 2013 lalu.

“Selain itu Fitrinella P pun mengakui kalai dia telah mendaftar calon Anggota KPU di dua daerah, yaitu Kabupaten Polman dan Kota Makassar. Bukan hanya itu DKPP juga minta bukti kependudukan 2013 Fitrinella P di Polman,” bebernyan.

Sebelumnya, dikatakan Muliadi Fitrinella P sudah tiga kali mangkir dari panggilan Bawaslu Sulbar untuk memberikan keterangan. Namun, saat sidang kemarin Fitrinella P bersedia hadir.

Terpisah, Anggota TPD DKPP Sulbar, Busrang Riandi membenarkan persidangan tersebut.”

“Proses sidang sudah dilakukan pada tanggal 30 Mei lalu, dengan majelis pemeriksa, yakni Bapak Saut Anggota DKPP RI bersama Prof. Sukaji Sarbi dan Mukmin Taufiq dari TPD Unsur Tomas Sulbar. Pengadu dan teradu sudah menyampaikan keterangan, sebagai pihak yang diberi amanah menyampaikan laporan telah dilakukan oleh Bawaslu Sulbar. Ya kita menunggu pengambilan putusan dari Anggota DKPP RI,” ujar Busrang yang juga merupakan Ketua Bawaslu Sulbar. (*)

Facebook Comments