Kesbangpol Sulbar Gelar Rapat Kordinasi Stabilitas Kamtibmas

MAMUJU,TERASSULBAR – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)┬áProvinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar rapat evaluasi perkembangan Politik di daerah tahun 2018 dengan tema “Menciptakan Stabilitas Politik dan Kamtibmas yang Kondusif di Daerah, Selasa (05/06/18).

Rapat evaluasi tersebut turut dihadiri oleh Kepala Badan Kesbangpol Sulbar Rahmat Sanusi, Kepala BIN Daerah (Kabinda) Sulbar Susetyo Karyadi, Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharuddin Djafar, Kasrem 142 Tatag Letkol Arh. Muh. Imran, Ketua KPU Sulbar Rustang, Anggota Bawaslu Sulbar Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Nasrullah, Kadis Dukcapil Sulbar Muh Ilham Borahima dan perwakilan partai politik, serta beberapa tamu undangan lainnya.

Suhu politik di Sulbar menjelang Pilkada serentak 2018, seputar tahapan-tahapan menjelang Pemilu 2019 serta integritas dan netralitas TNI/Polri dan ASN manjadi fokus dari rapat evaluasi tersebut. Dimana terdapat dua (2) kabupaten di Sulbar yang melaksanakan Pilkada serentak, yakni Kabupaten Polman dan Mamasa.

Dimana saat ini berbagai persoalan terjadi, seperti carut marut persoalan Daftar Pemilih Tetap (DPT), kampenye dini yang dilakukan beberapa partai politik, serta netralitas dari ASN, TNI dan Polri yang dinilai dapat mengganggu stabilitas politik dan kantibmas di Sulbar pada Pilkada Serentak 2018 ini.

Kepala Kesbangpol Sulbar, Rahmat Sanusi mengatakan kegitan rapat evaluasi digelar guna menjaga stabilitas kantibmas di tahun politik ini.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menjaga stabilitas kantibmas menjelang Pilkada serentak 2018, maka dari itu kami mendatangkan Kapolda, Kasrem dan Kabinda guna menciptakan stabilitas kantibmas di Sulbar menghadapi tahun politik ini, serta menghadirkan terkait pihak KPU dan Bawaslu guna menjaga netralitas dari para penyelenggara Pemilu,” katanya.

Sementara itu Ketua KPU Sulbar, Rustang menuturkan pihak penyelenggara akan selalu menjalankan tugas sesuai dengan aturan untuk menjaga netralitas dari penyelenggara Pemilu.

“Demi menjaga integritas dan netralitas KPU, dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2018 serta Pemilu 2019, KPU akan selalu berkerja diatas mekanisme yang sesuai dengan aturan,” tuturnya.

Kasrem 142 Tatag, Letkol Arh. Muh. Imran menegaskan jika pihak TNI akan menjaga netralitasnya demi menjaga stabilitas kantibmas pada saat Pilkada 2018 maupun Pemilu 2019.

“TNI akan menjaga Netralitas untuk menjaga stabilitas, sebab tugas TNI dalam melaksanakan tugas sesuai dengan amanat Undang-undang TNI No. 34 Tahun 2004, yaitu mempertahankan kedaulatan negara, mempeetahankan keutuhan negara NKRI, dan melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah,” tegasnya.

Senada dengan Kasrem 142 Tatag, Kabinda Sulbar, Susetyo Karyadi berharap agar penyelenggara dan pihak aparat, untuk tetap menjaga netralitas dan integritasnya dalam menghadapi Pilkada dan Pemilu mendatang.

“Saya berharap penyelanggaraan Pilkada dan Pemilu yang berkualitas. Tetap menjaga indevendiensi, integritas dan kapabilitas dari penyelenggara KPU, terutama pada Pilkada Polman dan Mamasa, diman kedua Pilkada tersebut harus terus dikawal supaya berjalan jujur, adil dan demokratis,” tutupnya. (ru)

Facebook Comments