Ketua KPID Sulbar: Sensor Film Bukan Wewenang KPID

- in Mamuju, Pendidikan & Kesehatan
90

MAMUJU,TERASSULBAR – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Barat (Sulbar) kembali sasar intelektual muda di provinsi ke-33 itu dalam memperkenalkan program kerjanya periode 2019-2022 dengan merambah dunia kampus melalui gerakan Go To Campus.

Menurut Koordinator Bidang Kelembagaan, Sri Ayuningsih, kali ini fokus gerakan literasi media menyasar dunia kampus, pada kesempatan ini KPID Sulbar menyambangi kampus yang ada di Mamuju yakni STIE Muhammadiyah Mamuju dan Universitas Tomakaka.

“Tahun ini kami memang menargetkan Gerakan Literasi Media di beberapa sekolah dan kampus, gerakan ini adalah salah satu upaya untuk menciptakan siaran sehat, berkualitas dan bermartabat yang tidak hanya menitikberatkan pada peran KPID semata melainkan dibutuhkan peran serta aktif dan keterlibatan semua pihak apalagi menghadapi era digital nantinya,” ujar wanita yang akrab disapa Yuyun itu, Senin (11/11/19).

Sementara itu Wakil Ketua I STIE Muhammadiyah Mamuju, Yati Heryati dalam sambutannya berpesan agar mahasiswa-mahasiswi dapat menjadi Agent of Control dan mampu menyebarluaskan informasi yang diperoleh pada pertemuan ini, bagaimana mampu mereka memilih dan memilah mana program siaran yang baik dan benar.

“Jadilah agen yang mampu menyebarkan informasi, memilah program siaran apa yang layak ditonton,” tutur Yati.

Sebelumnya, Ketua KPID Sulbar, April Azhari Hardi mengungkapkan kegiatan literasi ini dilakukan untuk mendekatkan KPID kepada khalayak umum terutama kepada pemuda dan mempertegas fungsi serta tugas KPID Sulbar, terutama pada fungsi pengawasan yang tentunya tidak lepas dari amanat Undang-undang Penyiaran Nomor 32 Tahun 2002.

“Sebagai contoh sering munculnya anggapan bahwa KPID adalah lembaga sensor, padahal tidak demikian. Inilah perlunya mengapa kami bergerilya menyambangi sekolah dan kampus yang ada di Mamuju,” jelas Ashari.

Dalam Kegiatan ini, menghadirkan Narasumber Nursalim Ismail dengan membawakan materi peran pemuda dalam menunjang siaran sehat, berkualitas dan bermartabat dengan moderator Ahmad Syafri Rasyid.

Salah satu yang menjadi topik hanya dalam literasi media adalah peran dan tugas KPID. Apakah KPID menjadi lembaga sensor film atau bagaimana. Pertanyaan tersebut dilontarkan salah seorang peserta.

Baik Narasumber maupun moderator mengungkapkan bahwa adapun tugas dan wewenang KPID salah satunya yakni menjamin masyarakat untuk memperoleh informasi yang layak dan benar sesuai dengan hak asasi manusia sedangkan terkait sensor itu bukan kewenangan KPID. (Advertorial)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *