Kolonel Purn Muh Nur Saman Siap Turun Gunung Untuk Muh Saal

- in Beranda, Pasangkayu, Politik
266

MAMUJU,TERASSULBAR – Dukungan politik kepada bakal calon Bupati Kabupaten Pasangkayu, H. Muh Saal untuk dapat memenangkan pertarungan di perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pasangkayu terus mengalir, tak hanya dari penduduk setempat saja, tokoh dari luar daerah pun juga siap turun gunung untuk memenangkan H. Muh Saal yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Pasangkayu.

Figur tersebut yaitu, Kolonel Purn, Muh Nur Saman, beliau adalah sahabat karib dari Muh Saal yang berdomisili di Kabupaten Mamuju. Kolonel Purn Muh Nur Saman juga merupakan tokoh pejuang pembentukan Kabupaten Pasangkayu dan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), baginya majunya Muh Saal sebagai bakal calon Bupati Pasangkayu sangat layak untuk membawa daerah tersebut menuju perubahan yang jauh lebih baik.

“Pak Saal ini adalah tokoh yang pantas untuk memimpin Pasangkayu kedepan, selain beliau sudah dua periode dan dari segi intelektual serta pengalamannya tak diragukan lagi,” ujar Nur Saman kepada wartawan terassulbar.co, Senin (25/11/19).

Baginya sosok Muh Saal adalah tokoh yang dapat diterima dikalangan mana saja, memiliki pribadi yang bersahaja ia meyakini masyarakat Kabupaten Pasangkayu akan mempercayakan kepemimpinan daerah tersebut kedepan kepada Muh Saal.

“Dari segi komunitas beliau diterima dikalangan mana saja, baik budaya maupun karakter. Apalagi Kabupaten Padangkayu sebagai daerah yang strategis, tentu membutuhkan pemimpin seperti beliau yang mempunyai visioner yang bagus kedepan,” ungkapnya.

Menyikapi tentang figur pendamping yang sampai saat ini belum ada satu bakal calon bupati yang mendeklarasikan wakilnya, Kolonel Purn Muh Nur Saman meminta kepada Muh Saal untuk tak tergesah-gesah dalam menentukan pendampingnya.

“Soal pendamping H. Muh Saal harus perpaduan etnis, beliau kan Mandar jadi harus mencari dari suku Kaili maupun Bugis. Apalagi di Pasangkayu jumlah suku bugis kan tidak sedikit,” harapnya.

Meski berdomisili di Kabupaten Mamuju, namun ikatan sejarah dengan Kabupaten Pasangkayu, Kolonel Purn Muh Nur Saman mengaku tak dapat dipisahkan. Bahkan ia menyayangkan jika Kabupaten Pasangkayu tak dipimpin oleh figur yang tak mimiliki visi pembangunan yang terukur.

“Saya tidak mengatakan saya kurang kerjaan, saya banyak pekerjaan. Saat ini saya sebenarnya ingin tenang-tenang, tapi saya merasa punya tanggung jawab moral, selaku pendiri Mamuju Utara dan pendiri Sulbar, saya tidak rela jika Kabupaten Pasangkayu dipimpin oleh pemimpin yang visi misinya masih seperti itu-itu saja. Perlu ada gebrakan baru,” tegasnya.

“Dan soal pendamping silahkan cari dulu, jika saya dikehendaki saya siap turun gunung dalam mengawal dan memenangkan pertarungan H. Saal,” sambungnya.

Dipenghujung wawancara, tahapan pilkada yang masih jauh, ia berpesan kepada Muh Saal untuk menjaga kondisi kesehatan dan tetap membuka ruang dalam mengawal serta memperkuat peluang kemenangan menuju orang nomor satu di Pasangkayu.(*)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *