Komisi Penyiaran Ingatkan Pengusaha TV Kabel Soal Izin

- in Sulbar
57

MAJENE,TERASSULBAR – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulbar terus mengimbau perusahaan TV kabel yang beroperasi di daerah ini untuk melengkapi diri dengan surat izin dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan

Menurut Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulbar, Urwa, belum banyak lembaga penyiaran di Sulawesi Barat yang memiliki izin resmi.

Dijelaskan bahwa TV Kabel adalah salah satu lembaga penyiaran bersifat komersil. Karenanya, harus punya izin resmi. Jika beroperasi tanpa dokumen resmi tersebut, maka terancam akan disegel.

Hal tersebut terkait fungsi KPID dalam menjamin masyarakat memperoleh informasi layak dan benar sesuai ketentuan. “Kalau di Sulbar yang sudah mengantongi izin adalah Manakarra TV di Mamuju dan Mandar TV Majene,” jelas Anggota KPID, Urwa, kepada wartawan di Majene, Selasa (17/9/19).

Dia membeberkan, terdapat beberapa TV kabel yang menjalankan bisnis, masih membonceng pada usaha penyiaran berizin. Menurutnya, tergolong ilegal karena tetap tidak memiliki izin resmi.

Karena itu, KPID Sulbar kembali meminta bagi lembaga penyiaran yang tidak memiliki izin resmi segera mengurus dokumen perizianan. Ini sesuai Undang-Undang Nomor 32 tahun 2002 tentang Penyiaran. “Jika tidak ingin disegel segerelah mengurus izin,” sebut Urwa, mengingatkan.

KPID Sulbar berharap dapat terbangun iklim persaingan yang sehat antara lembaga penyiaran dan industri terkait. Apalagi, pengurusan perizinan saat ini sudah semakin mudah. Bisa lewat online dan jika administrasinya lengkap maka urusan akan cepat.

KPID Sulbar, tambah dia, akan terus berupaya agar tahun ini tidak ada lagi TV Kabel yang beroperasi tanpa mengantongi izin resmi. (**/adh)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *