Marak Prostitusi Online Dikalangan Artis, Direktur Eksekutif SAMI Angkat Bicara

JAKARTA,TERASSULBAR – Artis Vanesa Angel (VA) ditangkap tim polda Jatim terkait prostitusi online. Penangkapan VA dibenarkan oleh kabid humas polda jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera. VA ditangkap saat berada di dalam kamar hotel di Surabaya bersama seorang pria yang bukan pasangan sahnya.

Atas insiden tersebut, Direktur Eksekutif Solidaritas Aktivis Muda Indonesia Herianto Ardi menilai sanksi hukum untuk para pelanggar dan pekerja seks komersial (PSK) terlalu ringan.

“Sesuai undang-undang sanksinya (pelanggan dan PSK) memang ringan. Tapi, bagi yang menyediakan lokasi prostitusi dan mucikari bisa dijerat dengan hukuman berat, pelanggan prostitusi dapat dijerat Pasal 284 KUHP tentang Perselingkuhan.
Namun, pasal itu merupakan delik aduan dan hanya dapat menjerat secara hukum pelanggan prostitusi yang sudah menikah,” ungkapnya, Senin (07/01/19).

Polisi disebut baru dapat menindak pelaku apabila suami atau istri yang bersangkutan melaporkan perselingkuhan tersebut, “Maka dari itu kami menilai perlu dilakukan revisi terhadap pasal terkait prostitusi,” ujar Ardi.

Untuk itu, menurutnya perlu menjadi masukan ke pemerintah dan juga DPR RI untuk revisi KUHP agar ada aturan hukum berat bagi pelaku prostitusi itu (pelanggan dan PSK) karena dalam kasus VA tak dapat dipidana karena kitab undang-undang hukum pidana tak mengatur soal prostitusi dapat dipidana jika memiliki suami dan suaminya melaporkan perbuatan tersebut itu baru masuk ke dalam pasal 284 tentang perzinahan. Demikian juga bila pelanggan memiliki istri dan istrinya melaporkan perzinahan itu baru bisa diproses hukum. (**)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *