Mini Market Menjamur, Syamsuddin Ungkap Tidak Ada Satupun Yang Memenuhi Izin

MAMUJU,TERASSULBAR – Maraknya pertumbuha Mini Market sejak akhir tahun 2015 di kota Mamuju kian meresahkan pemilik tokoh kecil, karena dianggap akan membunuh perekonomiannya.

Dikonfirmasi usai menggelar rapat Panitia Khusu (Pansus) di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamuju, Syamsuddin, Anggota Komisi I DPRD Mamuju mengungkapkan tidak satu pun toko Mini Market yang ada di Mamuju memenuhi syarat izin.

“Menurut Dinas Tata Ruang tadi, penyelesainnya juga tidak sepadan, banyak sebenarnya ini persoalan, kacau sekali ini. Saya bilang kacau,karena saya sendiri menilai tidak ada satupun yang memenuhi syarat untuk mendapat izin,” tegasnya. Senin, (21/3/17)

Oleh itu, pihaknya akan mendesak dinas terkait untuk menunjukan dokumen perizinan Mini Market kepada pansus untuk kemudian dilakukan verifikasi kembali.

“Maka untuk mengetahui prosesnya ini kita butuh pada pertemuan berikutnya, mereka membawa data terkait dengan ini,” ujar Legislator PKS ini.

Pernyataannya diperkuat dengan adanya peraturan Kementerian Perdagangan tahun 2013 dipasal 2 tentang pedoman penataan dan pembinaan pasar tradisional, pusat pembelanjaan dan pasar modern, yakni pendirian toko modern wajib berpedoman kepada tata ruang wilayah dan rencana detail tata ruang wilayah temasuk peraturan zonasi, dan pasal 3 terkait syarat-syarat yang menjadi perhatian pemerintah daerah sebelum mengeluarkan izin.

“Kalau mereka tidak mau memperlihatkan kita tidak langsung menutup, kita lakukan cek dulu kenapa sampai ada izin. Bukan kita menuduh bahwa ada kongkalikong, tapi ini perlu kenapa bisa dapat izin sementara tidak memenuhu syarat,” paparnya.

Sementara itu, pihak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PT&PTSP) yang juga turut hadir dalam rapat tersebut saat dikonfirmasi usai rapat, hanya melempar senyum dan enggan untuk memberi pernyataan kepada awak media. (hn)

Facebook Comments