Pantai Mampie Abrasi Permukiman Warga Terancam

FOTO: Kondisi abrasi Pantai Mampie saat ini. Selasa (17/1/17).

POLMAN,TERASSULBAR – Kondisi tempat Wisata Pantai Mampie yang ada di Dusun Mampie, Desa Galeso, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) kian memprihatinkan. Pasalnya, akibat abrasi yang mengikis perlahan Pantai Mampie telah merusak beberapa Gazebo atau pondok-pondok mini yang ada di lokasi wisata dan beberapa pohon tumbang.

Tentu kondisi seperti itu tak dapat dibiarkan. Apalagi dimusim penghujan saat ini, air laut yang naik bakal menambah kerusakan Pantai Mampie. Bahkan permukiman warga serta kebun milik warga setempat terancam, karena jarak dari pemukiman warga tingggal beberapa meter saja.

Melihat kondisi itu yang belum mendapat penanganan serius dan tepat dari Pemerintah Daerah Kabupaten Polman. Membuat salah satu warga Mampie, Yusri geram serta kuatir jika tak segera mendapat penanggulangan abrasi yang ada di Pantai Mampie.

“Kami berharap pemerintah tidak menganak tirikan kampung kami (Mampie) dalam hal pembangunan pencegah abrasi. Karena kondisi pesisir Pantai Mampie sejak Desember 2016, hingga saat ini abrasinya sangat memprihatingkan,” ujar Yusri yang juga berprofesi sebagai wartawan di salah satu media, Selasa (17/1/17).

Adapun abrasi saat ini, kata Yusri, sudah mencapai 20 meter.”Sudah ada beberapa pohon dan Gasebo tumbang akibat abrasi,” ungkapnya.

Dengan bencana abrasi yang terjadi di Pantai Mampie, menurut Yusri warga sudah sangat sulit mendapatkan air bersih dan sebagian kebun warga sudah tak dapat dikelola akibat terkena abrasi.

“Abrasi merupakan ancaman besar bagi warga Mampie, dimana air bersih sulit untuk didapatkan karena abrasi. Dan daratan Mampie tidak bisa lagi diolah menjadikan kebun karena abrasi,” jelasnya. (hr)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *