31 Kios dan Lods Pedagang Hangus Terbakar di Pasar Tasiu

- in Mamuju
101

MAMUJU,TERASSULBAR – Kebakaran hebat yang terjadi di Pasar Tasiu, Kecamatan Kakukku, Kabupaten Mamuju pada Senin (30/09/19) dini hari menghanguskan 31 kios dan lods pedagang.

Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Syamsuriansyah yang turun bersama timnya untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengatakan, kebakaran terjadi sekira pukul 12.00 Wita dan api baru bisa dipadamkan pada pukul 02.30 Wita.

“Api baru dapat dipadamkan setelah dua unit mobil damkar dikerahkan ke lokasi dari kota Mamuju, proses pemadaman dibantu warga setempat dengan peralatan seadanya,” kata Syamsuriansyah.

Syamsuriayah juga mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan olah TKP, namun belum dapat memastikan pemicu terjadinya kebakaran yang terjadi di wilayah utara Kabupaten Mamuju dengan jaraknya sekitar 50 km pusat kota Mamuju itu

“Sementara dalam proses penyelidikan. Belum dapat dipastikan apakah konsleting atau karena pembakaran, itu harus melalui proses laboratorium forensik (labfor),” ungkap Syamsuriansyah.

Lanjut Syamsuriansyah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materil ditaksir mencapai Rp.1 miliar.

“Selain bangunan pasar, banyak barang dagangan yang ikut terbakar, seperti pakaian, barang pecah belah, sembako dan barang dagangan lainya,” ujar Syamsuriansyah.

Saat ini TKP kebakaran sudah diberikan garis police line, hal itu dilakukan oleh Polresta Mamuju untuk memudahkan proses penyelidikan selanjutnya.

“Keterangan sementara yang didapatkan dari warga, sumber api itu berawal dari tengah pasar tapi tidak ada yang bisa memastikan penyebab kebakaran, karena lokasinya itu tidak ada orang tinggal, tepat di tengah pasar makanya 31 kios itu semua terbakar,” jelasnya.

Sementara itu, Sekartaris Kabupaten Mamuju, Suaib Kamba yang ditemui di ruangannya mengatakan, pihaknya saat ini masih malakukan koordinasi terkait kebakaran yang terjadi di Pasar Tasiu.

“Saat ini kita masih melakukan koordinasi untuk mengumpulkan data terkait kebakaran. Kita sudah tugaskan dinas sosial untuk mendata di lokasi dan sampai saat ini saya belum menerima data pasti dari dinas sosial,” kata Suaib.

Namun, setelah mendapatkan rincian data kebakaran, Suaib menuturkan akan segera melakukan rapat untuk menentukan langkah apa yang akan dilakukan oleh Pemkab.

“Setelah laporan data ada, kita akan lakukan rapat untuk menemukan solusi untuk terbaik pasca kebakaran ini,” tutup Suaib. (ru)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *