Pembahasan Kasus APK dan Pelecehan Jurnalis di Coffee Morning

MAMUJU,TERASSULBAR – Untuk menjaga kemitraan dengan insan pers, Polda Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan ajang Coffee Morning yang sudah menjadi agenda bulanan untuk mejalin komunikasi dengan jurnalis, Rabu (16/05/18).

Dalam acara Coffee Morning tersebut Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharuddin Djafar didampingi Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Hj. Mashura beserta jajaran Pejabat Utama Polda Sulbar.

Kepolda Sulbar dalam acara tersebut mengatakan kerja Kepolisian tidak bisa terlepas dari insan pers.

“Pers sebagai mitra kerja kepolisian tak bisa dipisahkan, olehnya itu Coffee Morning kita minta masukan dari rekan-rekan jurnalis untuk peningkatan kinerja dari di Polda,” katanya.

Dalam acara tersebut Kapolda Sulbar juga menyinggung masalah kasus korupsi Alat Peraga Kampanye (APK) Pilkada Sulbar 2017 lalu.

“Perihal kasus APK, pihak Polda menyerahkan kepada pihak Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tuturnya.

Salain kasus APK, kapolda juga menbahas permasalahan kasus pelecehan profesi wartawan yang diduga dilakukan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulbar, Dadal Angkoro.

“Kepala BI Sulbar, Pak Dadal Angkoro sudah kita panggil, katanya dia masih ada tugas ke Jakarta. Kita akan serius masalah tersebut, karena jangan sampai pihak Polda dicurigai dan harus profesional menangani hal Kepala BI,” tutupnya. (ru)

Facebook Comments