Pengelolaan Anggaran Pilgub Sulbar Dikeluhkan

Devisi Hukum Komisioner KPUD Mamuju Tri Winarno

MAMUJU,TERASSULBAR – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Mamuju tak dapat memungkiri, anggaran Pemiilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Barat (Sulbar) yang cukup fantastis, masih belum dapat memenuhi biaya makan minum Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Pasalnya, kinerja KPPS yang dimulai pada pukul 7:00 wita sampai selesai pada 15 Februari Mendatang cukup ekstra. Sehingga, pihak KPUD Mamuju bakal kembali berkoordinasi dengan pihak KPU Provinsi Sulbar.

“Persiapan kami sudah cukup maksimal yang telah sampai pada tahapan penyortiran surat suara dan beberapa pemetaan alat perlengkaan lainya yang telah rampuung semua. Hanya saja ada sedikit kendala, anggaran Pilgub Sulbar yang dikelola KPU Provinsi tidak menganggarkan uang makan untuk KPPS,” sambungnya.

“Kita tau KPPS bekerja mulai jam 7 pagi sampai selesai. Dan kita tidak tahu kapan selesainya, karena disamping pemungutan juga perhitungan,” ungkap Tri Winarno Devisi Hukum KPUD Mamuju saat ditemui diruang kerjanya, Senin (23/1/17).

Tak hanya angggaran makan minum KPPS yang dikeluhkan KPUD Mamuju, tentang buku panduan KPPS pun belum diterima KPUD.”Kami sudah melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) pada tingkat KPPS, berdasarkan undang-undang saja. Padahal buku panduan penting sekali untuk dipedomani, juga sebagai pemetaan teman-teman di KPPS nanti. (hn)

Facebook Comments