Peran Besar Relasi Diharapkan KPU Mamuju

- in Mamuju, Politik, Sulbar

MAMUJU,TERASSULBAR – Komisi Pemilihan Umum (KPI) Kabupaten Mamuju menggelar Training Of Trainer (TOT) bagi 55 Relawan Demokrasi (Relasi) di aula hotel Yaki Mamuju, Sabtu (19/01/19).

TOT ini bertujuan untuk memberikan pembekalan bagi 55 Relasi untuk membantu KPU dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 nanti.

Ketua KPU Mamuju, Hamdan Dangkang mengatakan, relasi tidak hanya mengajak calon pemilih berbondong-bondong menuju tempat pemungutan suara, tetapi juga menyosialisasikan tata cara pemberian suara yang benar di TPS agar “invalid vote” berkurang dari jumlah suara tidak sah pada pemilu sebelumnya.

“Pemilu tahun ini ada lima jenis surat suara, yakni untuk memilih pasangan calon presiden/wakil presiden, calon anggota DPR RI, calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, calon anggota DPRD provinsi, dan calon anggota DPRD kabupaten/kota,” kata Hamdan.

Hamdan juga menambahkan, keberadaan relasi ini aangat dibutuhkan, mengingat Pemilu kali ini memiliki tingkat kerumitan yang lebih tinggi.

“Tingkat kerumitan pada Pemilu Anggota DPR RI lebih tinggi ketimbang Pemilu Presiden/Wakil Presiden RI. Hal ini mengingat jumlah kontestan pilpres lebih sedikit daripada partai politik peserta pemilu,” tambahnya.

Tingkat partisipasi masyarakat dari pemilu ke pemilu di Kabupaten Mamuju cenderung berbeda-beda, maka harus ditingkatkan melalui sosialisasi secara intensif di masyarakat dengan dibentuk relawan demokrasi.

“Relawan demokrasi bertugas menyosialisasikan Pemilu 2019, khususnya di Kabupaten Mamuju ini agar masyarakat memilih sesuai dengan hati nuraninya, dengan cara datang ke TPS masing-masing sehingga partisipasi pemilih di Mamuju meningkat, tidak hanya secara kuantitas, tetapi juga secara kualitas,” katanya.

Lanjut Hamdan menuturkan, pada Pemilu 2019 nanti, KPU Mamuju menargetkan partisipasi pemilih lebih tinggi dibandingkan target dari KPU Sulbar sebanyak 77,6 persen.

“Mudah-mudahan ini bisa tercapai karena ada dukungan dari relawan demokrasi yang memiliki basis komunitas masing-masing,” tutup Hamdan. (fh)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *