Pilgub Polman Dalam Dua Skenario

POLMAN,TERASSULBAR – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) bisa menjadi sangat dinamis, jika tokoh karismatik Jendral Salim Mengga (JSM) turun gunung menghadapi petahana Bupati Andi Ibrahim Masdar (AIM) di pilbup polman 2018..

Lalu bagaimana gambaran data jika JSM maju atau tidak jadi maju di Pilkada Polman ?

Kepada terassulbar.co, Direktur Eksekutif PT Indeks Politica Indonesia (PT IPI) Suwadi Idris Amir, memaparkan analis datanya terkait Pilbup Polman dalam dua skenario. Pilkada polman dengan majunya JSM atau tanpa JSM.

Menurut Suwadi, jika JSM maju melawan sang petahana Bupati Polman AIM, maka ini menjadi pertarungan sengit antara petahana AIM dan JSM.

“Karena jika keduanya berhadapan di Pilkada Polman, maka dukungan electoral masyarakat Polman akan terfocus pada dua figur tersebut, dimana figur lain berat bersaing, dan otomatis petahana mendapat lawan sepadan,” kata Suwadi, Minggu (9/7/17).

Dan berikut pemaparan Suwadi terkait gambaran data riset PT IPI di bulan Maret 2017 lalu. Pilbup Polman jika JSM maju, maka begini Elektabilitas keduanya sementara.

“Petahana AIM berada di angka 44,7 Persen, dan JSM 29,4 persen, sedangkan nama-nama lain seperti Asri Anas, Muhyina Muin, Andi Mappangara, Dirga AP Singkaru, Najamuddin Ibrahim tertinggal jauh dari kedua tokoh tersebut,” bebernya.

Tak sampai disitu, dan jika Pilkada Polman berlangsung tanpa sosok seorang JSM, maka sang petahana melenggang jauh dukungan electoralnya ke angka 53,9 Persen.

“Dan figur yang mendekati yaitu, Asri Anas dengan dukungan electoral sekitar 10 persen, lalu Kamil S. Mengga mendapat dukungan electoral juga sekitar 10 persen, lalu Muhyina Muin nendapat dukungan electoral sekitar 8,6 persen, Andi Mappangara sekitar 4,2 persen dukungan electoralnya, Najamuddin Ibrahim cuma sekitar 2,6 persen dukungan electoral nya, dan Dirga AP Singkaru juga masih sekitar 2,4 persen dukungan electoralnya sementara, sedangkan figur-figur lain masih sekitar satu persenan,” ungkapnya.

Kesimpulan analisis data dari PT IPI yaitu, jika Pilbup Polman diikuti JSM, maka Pilbup Polman menjadi pertarungan Head To Head antara Petahana AIM dan JSM, dimana keduanya diprediksi menjadi target usungan semua parpol, dan keduanya menjadi target dukungan electoral masyarakat Polman.

“Dan jika JSM tidak maju, maka petahana AIM yang sudah mendapat dukungan electoral di angka 53,9 persen, hanya mampu di lawan duet Asri Anas – Kamil S. Mengga, Asri Anas – Muhyina Muin, atau Asri Anas – Dirga AP Singkaru,” terangnya.

Demikian analisa data Suwadi dengan merujuk data riset perbulan maret 2017. Namun, menurut Suwadi gambaran data tersebut hanya gambaran kasar sementara, dan sangat mungkin terjadi perubahan data di bulan Juli 2017 ini.

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *