Pilkada Majene, Tiga Figur Bupati Mengemuka

Pilkada Majene, Tiga Figur Bupati Mengemuka

Terassulbar.co.Majene, Pemilihan calon bupati Majene terus menjadi perbincangan masyarakat Majene dari semua kalangan. Terlebih para tim yang pernah jadi tim sukses pada pileg lalu.

Petahana Pilkada Majene, Fahmi Massiara-Lukman bakal duel dengan figur utama Majene, Kalma Katta dalam berebut simpati masyarakat di Pilkada mendatang.

Bukan rahasia lagi, Kalma berada dibalik gerbong duet, Andi Syukri Tammalele-Aris Munandar. AST-Aris sendiri dikabarkan semakin matang. Bakal pasangan calon ini semakin menggema di Majene.

Kalma Katta yang kini menjabat legislator Sulbar dari Fraksi Demokrat adalah bupati Majene 2006-2016. Dua periode. Pada periode keduanya, Kalma didampingi Fahmi Massiara.

Menuntaskan masa tugas hingga 2016, Fahmi pun mencalonkan diri sebagai bupati dengan menggaet Politisi Golkar, Lukman. Fahmi-Lukman akhirnya terpilih. Hal ini juga tak terlepas dari nama besar Kalma Katta.

Fahmi-Lukman

Pilkada Majene tahun ini, Calon Petahana Fahmi-Lukman bakal saling berhadap-hadapan dengan Kalma Katta yang mendorong anaknya, Aris Munandar sebagai bakal calon wakil bupati Majene mendampingi AST, mantan Sekda Majene.

Di tengah dinamika politik tersebut, ada satu nama yang belakangan menguat kembali. Yakni, Itol Syaiful Tonra. Adalah anggota DPRD Sulbar dari PDIP juga mantan wakil bupati Majene.

Ditemui di kediamannya, Itol yang pernah mendampingi Kalma di pemerintahan Majene mengaku masih melihat adanya peluang untuk ikut bertarung di Pilkada Majene. Sebagai warga Majene, tentunya mempunyai hak sama mencalonkan diri sebagai pemimpin daerah.

AST-Aris

Menurutnya, kepemimpinan di Majene saat ini, tidak sejalan dengan harapan masyarakat sehingga dinilai perlu adanya perubahan-perubahan agar tata kelola daerah bisa lebih baik lagi.

“Saya bayak menerima masukan-masukan ataupun harapan dari masyarakat sendiri terkait kondisi mereka, dan kondisi daerah secara umum,” kata Itol, menguatkan pernyataannya tersebut.

Meskipun begitu, Itol juga masih terus mendalami beberapa hal, bila memang ia harus maju di Pilkada Majene mendatang. Termasuk ‘kendaraan’ yang akan mengantarkannya ke panggung politik itu.

“Kalau dukungan masayarakat sudah bisa saya pertimbangkan untuk maju mengemban amanah rakyat Majene. Tergantung partai. Kita akan berupaya. Bagaimana kedepannya tergantung juga dengan perkembangan nanti,” terang legislator yang juga dikenal ramah ini. (ad-kpt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *