PJ Gubernur Sulbar Pinta ASN Tingkatkan Pelayanan

Pejabat Gubernur Sulbar Irjen Pol Carlo B Tewu pimpin upacara Hari Kesadaran, di halaman Kantor Gubernur Sulbar.

MAMUJU,TERASSULBAR – Guna memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat khususnya yang dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sulbar, Pj. Gubernur Sulbar, Carlo Brix Tewu meminta agar ASN memberikan pelayanan dengan mengedepankan aspek tiga S yaitu Senyum, Sapa,dan Salam.

Demikian disampaikan Carlo B Tewu saat memberikan arahan pada Upacara Hari Kesadaran yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulbar yang berlangsung, Jumat (17/1/17).

“Kemarin, saya jalan-jalan pada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) disini, saya masuk kedalam ruangan tidak ada yang menyampaikan Selamat siang, ataukah selamat pagi. Padahal sapaan itu bisa mengurangi jarak. Jangan segan, dimanapun berada dan siapapun itu. Jangan terlalu dikotak-kotakan oleh pekerjaan, sama –sama punya pangkat,” kata Carlo seperti yang dilangsir dari laman humassulbarprov.go.id.

“Jangan hanya karena pamgkat dan jabatan karena pangkat dan jabatan itu hanya sesaat. Mari ciptakan relationship dengan siapa saja. Jabatan itu adalah pembagian dari tugas, tapi jangan karena jabatan , kita terkotak-kotak,” sambung Carlo.

Pada Upacara Kesadaran tersebut, untuk kesekian kalinya,Carlo B Tewu kembali menekankan kedisplinan kepada ASN. Bahkan, pada saat upacara sedang berlangsung, beberapa ASN terlambat dan berlari-lari masuk ke Lapangan Upacara.Dan ketika Pj. Gubernur Sulbar, Carlo B Tewu menegur dan meminta agar yang terlambat membuat barisan tersendiri untuk menandakan bahwa ASN tersebut memang terlambat.

Kepada ASN, jenderal kelahiran Minahasa tersebut mengemukakan, bahwa Upacara hari Kesadaran nasional mengandung makna bahwa sebagai ASN diberikan kesempatan untuk mengingat kembali para pendahulu yang bekerja keras untuk memerdekakan bangsa. Disamping itu,upacara kesadaran nasional juga untuk memupuk disiplin sebagaimana pada butir kelima Panca Prasetya Korpri.

“Kenapa pada upacara ini saya memina agar yang terlambat membuat barisan tersendiri. Ini adalah contoh ketika melakukan upacara yang dilaksanakan sebulan sekali ini harus tepat waktu. Ketika Pembina upacara sudah berada di lapangan memulai upacara, tidak ada lagi yang berlari-lari. Mari saling mengawasi sesuai tupoksi masing-masing.Kalau ini tidak diperhatikan, bagaimana yang lain bisa dikerjakan. Kenapa kita tiap bulan harus hadir untuk mengikuti upacara ini, karena ini merupakan program nasional, dan ini juga menjadi bagian dari cara kita mempertanggunngjawabkan gaji yang telah kita terima,” tandas Carlo.

Pada kesempatan tersebut, Carlo B Tewu juga menyampaikan terima kasih kepada ASN yang telah menyalurkan hak suaranya. Sesuai laporan dari panwaslu, sebutnya, tidak ada ASN Pemprov Sulbar yang melakukan pelanggaran Pemilu dan itu perlu diapresiasi.

“Kalaupun sekarang sudah ada yang mengkali kemenangan, itu hak setiap paslon, mari menunggu hasil resmi dari KPU sebagai penyelenggara pemilukada. Mari kita semua menjaga kondusifitas wilayah, jangan ada perpecahan. Siapapun yang menadi pemenang nanti itulah yang akan menjadi pemimpin. Mulai saat ini, mari kita kembali bekerja. Biarlah pihak penyelenggara pemilu yang menetapkan siapa sebenarnya yang akan menjadi pemimpin Sulbar lima tahun kedepan,”imbau Carlo.

Selain menyampaikan terima kasih kepada ASN ligkup Pemprov Sulbar, Carlo juga memberikan apresiasi kepada Polhut yang ada di UPTD Malunda yang telah berhasil melakukan penangkapan terhadap kayu illegal yang dilakukan oleh UPTD Malunda. (rls)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *