PM Saloghang Pamerkan Pusaka Mandar di Wajo

- in Budaya, Majene, Sulbar
359

MAJENE,TERASSULBAR – Eksis dalam upaya pelestarian khasanah budaya Sulbar, Komunitas Pusaka Mandar (PM) Saloghang kembali menghadiri undangan pameran pusaka di Provinsi Sulsel.

Usai mengikuti Festival Keraton Nusantara XIII di Kota Palopo, September 2019, komunitas ini menghadiri Pameran Pusaka di Kabupaten Wajo, Sulsel. Satu-satunya wakil Sulbar pada even bertajuk “Pameran Pusaka dan Pesta Budaya Lampulung”, pada 25-27 Oktober yang mengundang belasan komunitas se Sulawesi.

Sejumlah bilah pusaka diboyong dari markas Komunitas PM Saloghang yang terletak di Kecamatan banggae, Kabupaten Majene. Turut mewarnai pameran dan pesta budaya Lampulung, sekaligus mensosialisasikan bagian dari budaya Mandar.

Pendiri PM Saloghang, Sapri Sarbin menerangkan bahwa keikutsertaan ini sebagai bentuk solidaritas dan penguatan silaturahim antar penggiat pusaka. Apalagi, pihaknya memang telah menjadi langganan undangan pameran pusaka di Sulsel.

“Semangat dari komunitas ini adalah gerakan pelestarian. Bagaimana dapat terus menjaga kekayaan budaya kita. Utamanya warisan para leluhur tanah Mandar yang juga penuh dengan kisah sejarah,” jelasnya, kemarin.

Telah puluhan tahun menekuni dunia pusaka, pria yang akrab disapa Appi’ ini berharap gerakan pelestarian pusaka Mandar bisa mendapat perhatian lebih besar lagi dari pemerintah daerah sendiri maupun pihak terkait di Sulbar.

Bukan tanpa alasan. Appi’ beserta beberapa komunitas Pusaka Mandar lainnya, kerap tertatih-tatih dalam upaya pelestarian tersebut. Misalnya, dalam melakukan pengembangan maupun mengikuti setiap even. Terkesan harus ‘jalan sendiri’, tanpa dukungan pihak terkait di daerah.

Hanya mengandalkan kemampuan yang serba terbatas, ia mengaku tak akan berhenti menggeliatkan dan mensosialisasikan warisan budaya Mandar. Terutama kepada para generasi pelanjut di Sulbar yang kini juga diperhadapkan dengan kecanggihan teknolongi.

“Ini (pusaka Mandar) memuat jati diri, identitas dan kebanggaan kita sebagai bagian dari bangsa yang kaya akan budaya. Sangat perlu untuk kita jaga bersama,” tegas Appi’.

KOMUNITAS Pusaka Mandar Saloghang di sela cara pembukaan Pameran Pusaka dan Pesta Budaya Lampulung di Kabupaten Wajo, Sulsel. Pameran berlangsung 25-27 Oktober 2019.

Pada acara di Wajo, apresiasi disampaikan pihak penyelenggara, dalam hal ini Panitia Kawali Wajo kepada para pecinta dan pelestari budaya yang telah hadir memeriahkan Pameran Pusaka dan Pesta Budaya Lampulung.

“Bersyukur dapat menggelar acara yang telah lama digarap bersama penggiat budaya di Wajo. Kita bersama-sama, tak kenal kata mundur dalam melestarikan dan memperkenalkan pusaka, baik di khalayak umum dan terlebih sampai ke penjuru dunia,” sebut Herwin Aldy, dari pihak penyelenggara.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati, Andi Bau Iswan yang hadir membacakan sambutan Bupati Wajo, Amran Mahmud. (ich/adh)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *