PMII Sulbar dan IMM Mamuju Tuntut Kapolri Turun dari Jabatannya

- in Sulbar
124

MAMUJU,TERASSULBAR РRatusan massa aksi yang tergabung dalam aliansi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiah (IMM) menggelar aksi damai terkait tindakan brutal dan resfresif aparat kepolisian dalam pengamanan unjuk rasa beberapa waktu yang lalu.

Sebelum menggelar aksi damai di depan Mapolda Sulawesi Barat (Sulbar), massa aksi terlebih dahulu melakukan shalat gaib untuk Almarhum Randi (21) dan Muhammad Yusuf Kardawi (19) yang meninggal dunia ketika melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) kemarin dan diduga meninggal akibat tindakan brutal dan represif aparat kepolisian.

Ketua PKC PMII Sulbar, Joko Prianto dalam orasinya menuntut agar pihak kepolisian mengusut tuntas kasus kematian dua mahasiswa pahlawan demokrasi ketika menyampaikan dan menuntut keadilan atas ketidak berpihakan pemerintah kepada rakyat.

“Kami menuntut agar pihak kepolisian untuk mengusut tuntas dan memproses hukum aparat yang brutal dan refresif dalam pengamanan aksi demontrasi,” ujar Joko, Senin (30/09/19).

“Hukum dan adili pembunuhan Randi dan Yusuf serta aktivis lainnya,” sambungnya.

Joko juga menuntut agar aparat berhenti mengkriminalisasi aktifis dan mahasiswa, karena berusaha untuk menyampaikan dan menolak gagasan pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat.

“Stop kriminalisasi aktivis dan mahasiswa, begitu juga dengan jurnalis yang sedang meliput dan berusaha menyampaikam fakta yang sebenarnya,” tegas Joko.

Massa aksi juga menuntut agar Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharuddin Djafar memberikan pendidikan moral kepada anggotanya, agar mereka lebih manusiawi dalam melaksanakan pengamanan ketika bertugas.

Lanjut Joko, jika pihak kepolisian tidak mampu mengungkap kasus kematian dua mahasiswa di Sultra, maka Kapolri Jenderal Tito Karnavian harus menanggalkan jabatannya.

“Jika tidak mampu menetapkan tersangka pembunuhan Randa dan Yusuf dalam waktu 3 x 24 jam, maka Kapolri harus turun dari jabatannya,” pungkas Joko. (ru)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *