Polda Sulbar Gelar Operasi Mantap Brata Siamasei Jelang Pemilu 2019

MAMUJU,TERASSULBAR – Menghadapi pelaksanaan Pemilu 2019 mulai dari Legislatif dan Pilpres & Cawapres, Kepolisian Republik Indonesia dan seluruh jajarannya telah menyiapkan berbagai hal demi melancarkan acara pesta demokrasi yang di maksud.

Untuk memantapkan pelaksanaan pengamanan Pemilu 2019 mendatang, Polda Sulbar dalam hal ini melaksanakan Latihan Pra Operasi Mantap Brata Siamasei 2018, Senin (17/9/18) di Aula Arya Guna Polda Sulbar, Jl. Aiptu Nurman Kalubibing Mamunyu.

Hal ini dilakukan untuk memantapkan, meningkatkan kemampuan dan menyatukan persepsi metode pengamanan seluruh personil yang efektif sehingga pemilu 2019 dapat berlangsung sesuai harapan bersama yaitu aman, tertib dan lancar.

Pelatihan Pra Operasi kali ini mengangkat tema “dengan pelatihan pra operasi mantap brata 2018 Polri siap mengamankan penyelenggaraan pemilihan umum tahun 2019.”

Latpra Ops ini di buka langsung oleh Kapolda Sulbar Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar, M.Si di dampingin Wakapolda dan Karoops serta dihadiri oleh para Pejabat Utama beserta seluruh personil yang dilibatkan langsung dalam pengamanan Pemilu 2019.

Kapolda Sulbar dalam arahannya mengatkan melalui Latihan Pra Operasi ini diharapkan dapat terbangun kesiapan Polri yang terintegritas, akuntabel, transparan, efektif dan efisien bersama-sama Instansi lainnya untuk mengamankan pesta Demokrasi pada pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden serta Wakil Presiden tahun 2019-2024.

Untuk itu, Polri diharapkan mampu memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat serta menegakkan hukum sehingga dapat terwujudnya situasi kamtibmas yang kondusif baik menjelang pada saat dan pasca pelaksanaan pemilu 2019.

Dinamika Politik tentu akan menimbulkan peningkatan suhu Politik yang tentunya dapat berpotensi menimbulkan kerawanan sosial-poltik yang dapat menjurus pada gangguang kamtibmas, Hal ini tentu harus diantisipasi oleh seluruh aparat keamanan khususnya personil yang terlibat dalam operasi Mantab Brata 2018 dan Stakeholder terkait.

Disamping itu, Kapolda juga mengajak kepada seluruh peserta pelatihan untuk selalu mencermati perkembangan situasi yang terjadi, berkenaan dengan berbagai polemik politik saat ini, seperti berita medsos yang bersifat negatif masih banyak terjadi, suhu politik hangat menjelang pemilu 2019, penomena Internal, Konflik partai, konflik antar organisasi masyarakat, maupun dengan konflik dalam masyarakat dengan beragam faktor pemicu dan sebagainya.

Hal tersebut merupakan sumber gangguang nyata, bahkan sudah menjadi model pada saat ini dengan melibatkan aksi-aksi massa yang cenderung bertindak anarkis.

Memahami gambaran tersebut, kita semua tentunya menyadari bahwa tantangan pelaksanaan tugas Polri ke depan, akan semakin berat dan kompleks untuk itu optimisme kinerja dan kesiapan operasional Polri dalam menangani gangguang kamtibmas adalah merupakan hal mutlak diperlukan.

Berbicara mengenai peningkatan kemampuan maupun optimalisasi kinerja serta kesiapan operasional, tentunya tidak akan terlepas dari proses manajemen Kepolisian, dimana didalamnya terdapat perincian, pengorganisasian pelaksanaan dan pengendalian yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya

Kesiapan Polri dalam mengamankan pemilu 2019 adalah suatu keharusan, dimana hal tersebut harus dipersiapkan dengan sungguh-sungguh maka kita sepakat melalui pelatihan pra operasi ini secara intensip dan serius kita akan mampu mengabdikan segala kemampuan kita untuk mengamankan pemilu tahun 2019 dengan melibatkan beberapa fungsi operasional serta komponen terkait lainnya, Tandas Kapolda.

Usia arahan dan sambutan Kapolda, kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan tehnik operasi dari Karoops, Wadir Intelkam dan seluruh satker terkait lainnya dengan tujuan peningkatan kemampuan personil dalam menyukseskan Pemilu 2019 mendatang. (**)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *