Polda Sulbar Sambut Tim Trauma Healing Lombok

MAMUJU,TERASSULBAR – Tim Trauma Healing Polda Sulbar pemulihan Pisikologis bagi korban gempa bencana alam di Lombok NTB, akhirnya sukses melaksanakan tugasnya dan kembali ke Polda Sulbar dengan aman, selamat.

Aksi Tim Trauma Healing gabungan personil Polda Sulbar dan LSM dan para Dai berlangsung selama 2 pekan sejak tanggal 6 September hinggal 21 September 2018.

Atas aksi kemanusiannya tersebut, Tim trauma healing ini disambut secara resmi melalui kegiatan Upacara yang dipimpin langaung oleh Kapolda Sulbar Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar, M.Si dan dihadiri oleh seluruh personil polda.

Kegiatan upacara ini juga di rangkaikan dengan pengalungan bungan dan penyerahan penghargaan bagi para tim trauma healing pemulihan pisikologis bagi korban gempa bencana alam di lombok atas dedikasi dan pengorbanan serta kepedulian antara sesama yang ditunjukkan selama ini.

Selain itu, penghargaan ini juga ditujukan kepada Yanma atas usahanya selama ini membenahi kelengkapan Mapolda sehingga berdiri megah dan kokoh saat ini dan penghargaan kepada Tim pengawas ekstenal perekrutan Polri yang telah bekerja dengan Profesional.

Salah satu tim saat menyampaikan kesannya saat di lombok merasa sangat prihatin atas musiba yang menimpah masyarakat lombok baik rumah, harta bahkan keluarga harus hilang seketika.

Padahal kita ketahui Lombok itu memiliki segudang Alim Ulama kenapa musibah melanda wilayah tersebut? Ternyata ada hal yang mengganjal dimana hanya hubungan kepada Allah yang baik sementara hubungan kepada sesama tidak berjalan baik.

Untuk itu, ini tentu menjadi pembelajaran kepada kita semua bahwa hubungan baik itu harus di jaga baik langsung kepada Allah Azza Wajallah dan sesama manusia dengan saling mengajak kepada kebaikan.

Kejadian yang menimpah Lombok tentu menimbulkan sejumlah trauma, bahkan pasca kejadian tersebut masyarakat takut ke masjid, anak-anak tidak lagi ngaji, Alhamdulillah dengan keberadaan Tim Trauma Healing Polda Sulbar hal tersebut bisa di perbaiki dan kembali normal.

Sementara itu, Tim Pengawas Eksternal Rekrutmen dalam sambutannya memberikan kesan positif atas kerjasama yang dibina selama ini dengan Polda dalam merekrut calon Polri.

Pihaknya juga mengungkapkan bahwa, kami hingga akhir tetap menjunjung janji profesionalisme dan tidak terpengaruh dengan godaan sogokan yang menggiurkan. Hal ini tidak terlepas dari pernyataan Nota kesepahaman yang telah disepakati bersama untuk bersih dan transfaran. Termasuk dengan perkataan bijak Kapolda Sulbar bahwa “Genggamlah tanganmu dan malulah menerima uang yang bukan hakmu”.

Hal inilah yang mambuat kami terus tegar menjunjung janji untuk tetap profesional, bersih dan transfaran selama proses rekrutmen Polri.

Selain itu, pihaknya juga mengatakan sangat mengapresiasi transfaransi Polda Sulbar selama proses rekrutmen Polri mulai dari Akpol, Bintara hingga Tamtama.

Kami senang dan bangga bekerjasama dengan Polda Sulbar atas keadilan dan kejujuran selama proses rekrutmen demi mewujudkan calon polri yang profesional, moderent dan terpercaya.

Lain halnya dengan sambutan Kapolda Sulbar tak usah mengatakan diri kita hebat cukup orang lain yang menyampaikan kehebatan kita, cukup bekerja yang maksimal dan ikhlas.

Terimakasih atas kerjasama dan kerja keras selama ini, semoga apa yang kita lakukan bernilai pahala disisi Allah Subuhanahu Wataalah.

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *