Rahim Sebut Terlalu Naif Jika Ingin Tumbangkan AIM

MAMUJU, TERASSULBAR
Menanggapi peryataan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Syamsul Samad yang bakal menyiapkan koalisi besar untuk mengalahkan sang petahana Andi Ibrahi Masdar (AIM) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Polman, Sekretari DPW Partai Nasdem Abdul Rahim, menganggap terlalu sesumbar.

Pasalnya, AIM yang kini menjabat sebagai Bupati Polman, sampai saat ini di Kabupaten Polman belum ada tokoh yang mampu menyangi maupun mengimbangi kekuatan dan elektabilitas serta popularitasnya.

Bahkan Rahim, belum ingin menyebut akan berkoalisi dengan partai-partai yang dianggapnya mampu kembali mendudukkan AIM sebagai Bupati Polman. Termasuk partai-partai yang tergabung dalam koalisi pengusung Ali Baal Masdar bersama Enny Anggraini Anwar (ABM-Enny) di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulbar yang baru saja usai digekar 15 Februari 2017.

“Nasdem memandang masih terlalu dini bicara soal siapa berkoalisi siapa?. Dan lebih naif kalau sudah ada pemikiran mau menumbangkan orang tertentu. AIM belum berfikir soal Pilkada, karena beliau masih fokus memaksimalkan pencapaian visi-misi yang saat ini semakin bisa dilihat dan dirasakan hasil bahkan prestasinya,” jelas Abdul Rahim yang juga menjabat sebagai Legislator DPRD Provinsi Sulbar.

Sosok AIM dimata Rahim, bukanlah politikus yang tergesah-gesah dalam mengeluarkan sikap politiknya.”Bagi AIM, Pilkada akan tiba dengan sendirinya tanpa harus memacu diri untuk segera sampai. Biarkan mengalir seperti air,” terangnya.

Sampai saat ini, Rahim menilai dengan apa yang dilakukan AIM selaku Bupati Polman telah membawa perubahan dan kemajuan daerah. Sehingga Rahim menganggap, AIM masih cukup diidolakan untuk kembali memimpin daerah Tipalayo tersebut.

“Itu bisa subjektif. Tetapi berdasarkan pengamatan kami di masyarakat, baik di kota maupun di pelosok-pelosok, nampaknya figur AIM masih cukup tinggi akseptabilitasnya,” ungkapnya.

Namun, ia tak ingin terlalu jauh menanggapi persiapan Pilbup Polman yang tinggal setahun lagi. “Nanti kita uji di momentum Pilkada Polewali Mandar,” tegasnya.

Ia menambahkan, ia pun mengapresiasi jika dalam komoetisi Pilbup Polman nantinya banyak pasangan calon yang turut meramaikan, seperti saat Pilbup Polman 2014 lalu.

“Makin banyak calon, semakin bagus karena menunjukkan proses demokratisasi tengah berjalan dengan baik,” tutupnya. (hn)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *