Resmi Daftar di Gerindra, ABRI Jawab Keraguan

- in Beranda, Pasangkayu, Politik
246

PASANGKAYU,TERASSULBAR – Memperlihatkan keseriusanya menatap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang, bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pasangkayu, Andullah Rasid bersama Muhammad Yusri Nur (ABRI) bersama-sama mengembalikan formulir pendaftaran di Badan Seleksi (Baleksi) Partai Gerindra.

Pengembalian formulir dilakukan di
Sekretariat Partai Gerindra Jalan Soekarno Hatta, Rabu 9 Oktober 2019, dengan didampingi pengurus Partai Perindo simpatisan dan puluhan pendukung Abdullah Rasyid serta Yusri.

Abdullah bersama Yusri yang digadang gadang bakal berpasangan telah menunjukan kekompakannya sejak awal, baik dari pengambilan hingga pengembalian selalu bersamaan.

“Hari ini kita ingin menjawab pertanyaan masyarakat akan keseriusan niat kami, dan sebagai langkah awal itu dibuktikan dengan mendaftarkan diri ke partai politik secara bersama-sama,” kata Yusri yang juga ketua DPC Perindo Pasangkayu.

Dalam perhelatan Pemilihan Legislatif kemarin Yusri terpilih menjadi Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dapil Pasangkayu, tentu bukan hal mudah untuk bersikap meninggalkan keberhasilan demi meraih kursi orang nomor dua di Pasangkayu yang belum pasti.

“Saya sudah meminta restu dari DPD hingga DPP Perindo dan kemarin telah kami lakukan konferensi pers di Mamuju bahwa untuk Kabupaten Pasangkayu DPD dan DPP memberikan dukungan bagi kadernya. Hari ini kita telah buktikan dan belum ada bakal calon lain yang seperti kita, kami cukup serius bersama Pak Abdullah untuk bersama-sama,” tegasnya.

Sementara itu, menjawab opini yang berkembang bahwa Om Doel kembali (Abdullah Rasyid) sebagaimana baleho dan spanduk yang tersebar dan terpasang di setiap desa-desa. Ia menegaskan tak tabu menahu soal itu.

“Saya tidak pernah meminta atau memerintahkan masyarakat untuk membuat dan memasang, setelah saya kembali ke Pasangkayu saya melihat baleho saya sudah bertebaran. Itu menandakan masyakat yang meminta saya untuk kembali,” terangnya.

Saat ditanya awak media tentang perkembangan pembangunan Kabupaten Pasangkayu saat ini, dan yang memotifasi ia kembali bertarung di Pilkada Pasangkayu, dirinya menegaskan tak ingin membanding-bandingkan kepemimpinan saat ini dan kepemimpinan yang ia pimpin pada awal mula terbentuknya Kabupaten Pasangkayu.

“Saya kira masyarakat mencermati, dan majunya saya kembali berdasarkan keinginan masyarakat yang masih besar. Dan kami tidak ingin membanding-bandingkan, kepemimpinan Pak Agus dan Muh Saal juga bagus, mereka kan melanjutkan apa yang sudah saya letakkan, dan jika ada yang belum maksimal pemerintahan saat ini, maka dimaksimalkan bagi pemimpin berikutnya. Tidak bolek saling mencari kesalahan, jika itu yang terus dicari yakinlah daerah ini tidak akan maju,” tutupnya. (*)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *