Seluruh Kabupaten di Sulbar Terinisiasi KLA

MAMUJU,TERASSULBAR – Seluruh kabupaten yang ada di Sulawesi Barat (Sulbar) telah diinisiasi sebagai Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemeneg PPPA), Jumat (13/04/18).

Menteri PPPA, Yohana Susana Yembise mengatakan dengan dinisiasinya semua kabupaten di Sulbar menjadi tantangan bagi bagi pemangku kepentingan di Sulbar, sebab Sulbar menempati posisi pertama rata-rata perwakinan anak tertinggi di Indonesia.

“Meski di tahun 2016 BPS mencatat Sulbar menempati posisi pertama sebagai wilayah dengan rata-rata perkawinan anak tertinggi se-Indonesia, namun hal tersebut justru dijadikan tantangan untuk meningkatkan komitmen para pemangku kepentingan di Sulbar dalam mewujudkan KLA. Ini merupakan misi pemerintah daerah Sulawesi Barat untuk menjadikan Provinsi Sulawesi Barat menjadi Provinsi Layak Anak atau Provila,” katanya.

Lanjut Yohana, KLA merupakan sistem pembangunan yang berbasir anak, yang ditujukan untuk pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak. Sebuah Kabupaten/Kota akan dikatakan layak anak jika telah memenuhi 24 indikator, yang mencerminkan 5 (lima) klaster hak anak.

1. Pemenuhan hak sipil dan kebebasan hak anak.
2. Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif;
3. Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan; Pendidikan,
4. Pemanfaatan Waktu Luang dan Kegiatan Budaya.
5. Perlindungan Khusus.

Dengan melihat kelima kluster tersebut Yohana yakin semua kabupaten yang ada di Sulbar dapat menjadi KLA.

“Saya optimis Provinsi Sulawesi Barat pasti akan terus mengedepankan pembangunan yang memerhatikan kepentingan terbaik bagi anak,” ungkapnya.

Lebih lanjut Yohana menuturkan, bahwa KLA akan berhasil jika semua pemangku kepentingan tanpa terkecuali berkomitmen untuk mendukung, termasuk para tokoh, pelaku usaha, media dam masyarakat daerah tersebut.

“Jika seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia mampu menjadi layak anak, maka bukan hal yang mustahil Indonesia dapat meraih cita-cita untuk menjadi Indonesia Layak Anak atau IDOLA di tahun 2030,” tuturnya.

Lebih lanjut Menteri PPPA tersebut sangat mengapreasi seluruh pemangku kepentingan dan stakeholders terkait yang hadir dalam perancangan KLA di Sulbar.

“Untuk itu saya sangat mengapresiasi pemangku kepentingan serta seluruh stakeholders terkait, termasuk anak-anak yang hadir dalam pencanangan seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Barat menuju Layak Anak hari ini,” tuturnya.

“Sebagai wujud dari langkah kecil yang kita bangun untuk menyiapkan langkah besar untuk mengukuhkan Sulawesi Barat menjadi provinsi layak anak di kemudian hari,” pungkas Menteri Yohana. (ru)

Facebook Comments