Sikapi Polisi Nyabu, Kapolres Polman Tak Pandang Bulu

Kapolres Polman AKBP Agoeng Adi Koerniawan

POLMAN, TERASSULBAR – Tak adanya pemberian sanksi tegas kepada pihak penegak hukum yang terlibat dan menkonsumsi Narkoba, sehingga masih saja terdapat pengguna narkoba dari kalangan TNI maupun Polri.

Khususnya di wilayah hukum Kabupaten Polewali Mandar (Polman), masih terdapat Anggota Polres Polman yang positif menggunakan narkoba. Dan pihak Polres hanya memberikan sanksi kode etik dan rehabilitas.

Hal itu dibenarkan Kapolres Polman AKBP Agoeng Adi Koerniawan.”Memang ada anggota yang positif narkoba, tapi hingga statusnya masih sebatas pengguna dan sekarang mereka direhab dan dikenai sangsi kode etik kepolisian yang berlaku,” ujarnya, Senin (11/4/16).

Agar di wilayah kerja Polres dan jajaran Polres Polman tidak ada lagi anggotanya yang terlibat peredaran narkoba, karena beberap hari belakangan ini di wilayah Polda SulselBar sudah ada beberapa kilo gram narkoba jenis shabu yang berhasil diamankan. Apalagi yang menjadi pelaku narkoba tersebut adalah dari kalangan petugas baik itu TNI maupun Polri.

Maka dari itu ia tak akan main-main dalam pemberian sanksi tegas jika masih terdapat Anggota Polres Polman yang positif menggunakan narkoba. Dan pihaknya akan merekomendasikan sanksi pemecatan.”Saya akan terus tingkatkan dan tidak pandang bulu, kalau ada anggota saya yang kedapatan barang bukti narkoba maka pasti saya pidanakan dan usul kode etik profesi Polri degan rekomendasi pemecatan,” tegasnya.

Dirinya juga berharap, agar semua unsur ikut terlibat langsung perangi Narkoba.”Mohon partisipasi pada masyarakat untuk berikan info terkait peredaran narkoba karena kalau kita Polri berkerja sendiri tanpa bantuan baik muspida, tokoh agama, pemudah dan masyarakat hasilnya tdk akan maksimal,” harapnya. (sr)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *