Mengenal Srikandi Asal Majene Megawati HarusAnggota Legislator Sulbar Termuda

Mengenal Srikandi Asal Majene Megawati HarusAnggota Legislator Sulbar Termuda

MAMUJU,TERASSULBAR – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) termuda pada periode 2019-2024 adalah satu dari lima (5) Srikandi yang terpilih untuk mewakili aspirasi dan suara rakyat di provinsi ke-33 ini.

Ialah Megawati Harun (23), anggota DPRD Sulbar terpilih dari Partai Gerindra mewakili daerah pemilihan (dapil) Sulbar 4 atau Kabupaten Mejene. Dimana perempuan yang akrab disapa Mega itu berhasil meraih 6.291 suara pada pileg yang lalu.

Perempuan kelahiran Meneje 28 Oktober 1995 itu merupakan peraih suara terbanyak kedua di partainya, ia menjadi anggota legislator menggantikan peraih suara terbanyak Andi Irfan Sulaiman yang meninggal dunia sebelum pelantikan, tepatnya pada 12 Agustus 2019 lalu.

Mega merupakan anak bungsu dari lima bersaudara. Ia merupakan anak dari mantan Wakil Ketua DPRD Sulbar periode 2019-2024 dari partai PAN, H Harun bersama pasangannya Hj Arabiah.

Meski berusia muda, Mega tidak ingin dipandang sebelah mata. Karena baginya, sebagai seorang legislator, apa yang bisa diberikan dan dilakukan untuk rakyat merupakan ukuran sebuah keberhasilan.

“Kalau dari segi umur, memang saya yang paling muda, tapi itu (kinerja di DPRD-red) tergantung kita nantinya bagaimana berbuat yang terbaik untuk masyarakat,” kata alumni FISIP Unhas Jurusan Ilmu Pemerintahan angkatan 2013 itu saat dihubungi Terassulbar.co, Rabu (03/06/20).

“Apa lagi saya masih muda, itu berarti saya harus lebih bisa, sesuau slogan saya kemarin muda, energik dan amanah, Inshaa Allah akan saya laksanakan,” sambung Mega.

Menurut pengakuan Mega, ia pernah meneliti hubungan Eksekutif dan Legislatif dalam pembuatan Perda APBD di Provinsi Sulbar ketika ia menyusun skripsi saat akan menyelesaikan studinya di kampus kebanggaan masyarakat Sulsel itu. Jadi nanti, ia sudah memiliki bayangan bagaimana dirinya akan berkerja nantinya.

“Tentu saya masih harus banyak belajar dan meminta bimbingan atau arahan, terutama kepada bapak (H Harun-red) karena dia juga berpengalaman,” kata Mega.

Sebagai seorang perempuan yang di duduk di legislatif, ia akan lebih banyak mendengarkan aspirasi masyarakat dari kalangan perempuan.

“Karena saya merupakan satu-satunya perempuan dari Majene, maka saya juga akan lebih mendengar aspirasi dari para perempuan. Saya ingin perempuan memiliki kegiatan yang bermanfaat, seperti berwira usaha dengan melihat apa yang bisa dikembangkan di daerah untui meningkatkan perekonomian mereka, makanya saya harus lebih memperjuangkan aspirasi mereka,” tutur Mega.

Sebagai seorang pemuda, Mega menyadari bahwa sangat perlu pihak eksekutif untuk melakukan pengembangan ekonomi dikalangan pemuda, yang ia nilai bisa mengurangi angka kemiskinan yang masih cukup tinggi di Tanah Mandar ini.

“Saya akan melihat potensi apa saja yang bisa didorong untuk dikembangkan di daerah, yang bisa melibatkan para pemuda. Saya juga berpesan kepada seluruh kalangan muda di Sulbar untuk terus berkarya, memperlihatkan bahwa pemuda itu bisa berbuat yang terbaik untuk daerahnya,” tutup alumni SMA Negeri 1 Majene itu. (Advertorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *