Tak Mendampingi Eksekusi Tanah, Polres Antisipasi Keributan dimasa Pilkada

POLMAN,TERASSULBAR – Polres Polman tidak hadir dalam mendampingin eksekusi tanah di Komplek Andita Permai No.28 di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polman, karena menghindari timbulnya keributan dimasa Pilkada Polman 2018.

Hal tersebut dikatakan oleh Kapolres Polman, AKBR Muhammad Rifai saat ditemui awak media di Polewali, Jumat (25/05/18).

“Soal polisi tidak mendampingi setiap pelaksanaan eksekusi. Karena kita selalu memberi saran agar diantisipasi timbulnya keributan menyikapi situasi pilkada yang ada saat ini di Kabupaten Polman,” katanya.

Bahkan pihak Polres Polman selalu sarankan pihak pengadilan jika ingin melaksanakan eksekusi baiknya setelah pilkada usai dan memang sudah terdapat mekanismenya.

Lebih Kapolres Polman menjelaskan, bahwa pihaknya melayani semua hal yang diminta oleh dinas terkait, termasuk pula permintaan pihak pengadilan,

“Tidak ada yang kita tidak layani, kalaupun kita melaksanakan eksekusi atau pendampingan pengamanan tapi kan melihat situasi dan kondisi. Sekarang kita dalam suasana pilkada. Kita tidak ingin situasi pilkada ini terganggu dan memang yang diajukan pihak pengadilan untuk di lakukan eksekusi itu rawan konflik mulai dari Campalagian, Desa Bunga dan tadi ini di Wonomulyo,” jelas Mantan Kapolres Mamuju tersebut.

Lebih lanjut Kapolres Polman menegaskan, jika pihaknya akan memproses prihal adanya preman yang diduga disewa oleh pihak pengadilan dengan membawa parang, guna untuk menakuti warga.

“Kita akan memproses yang bersangkutan, dikarenakan adanya keresahan dari masyarakat atau terancam,” tutupnya. (tir)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *