Terancam Sanksi, Dilaga Timnas Indonesia Kontra Myanmar, PSII Imbau Sporter Tak Nyalakan “Flare”

Sporter Timnas Indonesia

INDONESIA terancam sanksi denda yang besar hingga larangan tanpa penonton di laga kandang, jika kembali ada flare yang menyala di pertandingan internasional.

Timnas Indonesia dipastikan melawan Myanmar pada laga uji coba internasional di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, 21 Maret nanti. Ini menjadi ujian perdana skuat yang dilatih Luis Milla Aspas tersebut.

Dilangsir dari laman Goal.com, pada laga ini, Indonesia bakal diperkuat para pemain U-22 yang dipersiapkan untuk SEA Games 2017. Sedangkan Myanmar bakal memainkan skuat senior mereka yang akan berlaga melawan India pada kualifikasi Piala Asia 2019, 28 Maret mendatang.

SIMAK JUGA: Lawan Myanmar, Milla Masih Cari Bentuk Terbaik Timnas U-22

Di sisi lain, pada laga tersebut Indonesia juga dalam bayang-bayang sanksi AFC. Pasalnya, jika ada flare yang kembali menyala pada pertandingan tersebut, AFC bakal menjatuhkan sanksi kepada Indonesia.

SIMAK JUGA: Hargianto Berharap Timnas U-22 Kompak Saat Lawan Myanmar

Sanksi tersebut bisa berupa denda yang besar, hingga laga kandang tanpa penonton dalam pertandingan resmi AFC dan FIFA. “Kami sudah kena sanksi denda dari AFC sebesar 65 ribu dollar AS gara-gara masalah flare tersebut. Jika itu terjadi lagi di pertandingan nanti, denda bisa bertambah hingga dua kali lipat dan kita terancam laga tanpa penonton di kandang. Tentunya itu akan menjadi sebuah kerugian bagi kita,” kata Hanif Thamrin, direktur media dan hubungan internasional PSSI.

Maka itu, PSSI mengimbau agar para penonton tak lagi menyalakan flare di pertandingan tersebut. “Untuk mencegah hal itu terjadi lagi, kami pun akan melakukan pengamanan ketat di stadion hingga tiga lapis. Selain itu, juga akan ada semacam spanduk imbauan mengenai hal tersebut di sekitar stadion,” beber pria yang juga menjabat sebagai ketua panpel laga timnas Indonesia vs Myanmar itu.

Facebook Comments