Tidak Miliki Anggaran, Disdag Mamuju Tetap Usahakan Pasar Murah

- in Cipta Kondisi, Mamuju

MAMUJU,TERASSULBAR – Sejumlah bahan pokok pada awal bulan Suci Ramadhan tahun 2019 ini sudah mulai mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Kenaikan harga tersebut diperkirakan akan terus terjadi hingga jelang lebaran nanti. Namun, Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Mamuju tidak akan menggelar pasar murah untuk menekan harga tersebut, jika harus menggelarnya sendiri.

Kepala Disdag Kabupaten Mamuju, Sitti Sutina Suhardi mengatakan, tidak diadakannya pasar murah dikarenakan, pada dinas yang dipimpinnya tidak memiliki anggaran untuk melakukan kegiatan tersebut.

“Kami disini, khusus Dinas Perdagangan tidak ada pasar murah, karena memang anggaran kami tidak ada,” kata Sutina.

Ketiadaan anggaran tersebut, tidak membuat Disdag Mamuju hanya diam saja melihat kenaikan harga yang terjadi. Menurut Sutina, pihaknya akan melakukan koordinasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) dan Bulog Subdrive Mamuju untuk untuk dapat menggelar pasar murah bagi masyarakat di Mamuju.

“Tapi, kami kemarin sudah koordinasi dengan Pemprov dan alhamdulillah Pemprov merespon dan sudah turun mengadakan pasar murah, alhamdulillah diadakan di dua titik di Pasar Lama dan di dekat Tempat Pelelangan Ikan (TPI),” ujar Sutina.

“Karena kami memang tidak punya anggaran, kami kadang koordinasi ke Pemprov, terus kita minta juga sama Bulog, kalau Bulog ada, kita turun pasar murah,” sambungnya.

Sutina menerangkan, dengan melakukan koordinasi dengan instansi lain, merupakan langkah yang harus diambil untuk menutupi ketiadaan anggaran untuk melakukan pasar murah di Dinas Perdagangan Mamuju.

“Kita melakukan koordinasi, karena memang tidak memiliki anggaran untuk menggelar pasar murah,” tutup Sutina. (ru)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *