Tsunami Menerjang saat Acara Palu Nomoni Berlangsung

PALU,TERASSULBAR – Pantai Talise Kota Palu menjadi lokasi gempa dan tsunami yang memakan paling banyak korban jiwa.

Hal tersebut dikarenakan pada saat kejadian sedang berlangsung kegiatan Palu Nomoni yang ke-3. Yang mana merupakan pesta budaya masyarakat Kota Palu.

Sampai saat ini korban jiwa yang masuk ke Basarnas sebanyak 110 korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia per Minggu 30 September 2018 dilokasi tersebut.

Sayudi ketua Tim E Basarnas yang menyisir Pantai Talise membenarkan hal tersebut ketika ditemui dilokasi evakuasi.

“Kawasan Pantai Talise ini pada saat kejadian (Gempa dan Tsunami) sedang berlangsung kegiatan Palu Nomoni, dimana banyak warga yang berkumpul,” katanya, Minggu (30/09/18).

Hal tersebut menurut Sayudi, yang mengakibatkan banyaknya korban di Pantai Talise.

“Dan jumlah korban bisa saja bertambah, karena masih terdapat lokasi yang belum disisir oleh tim, terutama lokasi yang banyak reruntuhan, dimana kita membutuhkan alat berat,” jelasnya.

Sayudi juga mengatakan, Basarnas akan bekerja maksimal dalam mengevakuasi korban yang masih berada dilokasi kejadian.

“Kami akan terus bekerja secara maksimal untuk menemukan korban,” pungkasnya. (ru)

Facebook Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *